Sidak Dindukcapil, Mbak Eisti Tegaskan Pelayanan dan Dedikasi Terbaik

0
Foto: Bupati Demak, dr. Hj. Eistianah lakukan sidak di Kantor Dindukcapil Demak

Kabupaten Demak – Menerima ragam aduan secara langsung dari masyarakat melalui pesan WA Center-nya, Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah tidak menunggu lama. Hanya dalam waktu kurang dari satu minggu, dirinya langsung melakukan sidak di Kantor Dindukcapil (Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil) Demak, Kamis (02/08/2021).

Hal ini dilakukannya cepat, karena pelayanan publik, utamanya menyangkut Dindukcapil merupakan instrumen penting di dalam sendi kehidupan masyarakat. Oleh karenanya, Bupati yang juga Wakil Bendahara DPC PDI Perjuangan Demak itu ingin melihat secara langsung bagaimana kondisi di lapangan.

Foto: Bupati Demak, dr. Hj. Eistianah lakukan sidak di Kantor Dindukcapil Demak

“Kita memang ingin bergerak cepat, dan tidak ingin terlalu menunggu. Terlebih, laporan tidak hanya satu atau dua, namun cukup beragam. Sehingga saya tekankan betul, bahwa saya tidak ingin terdapat laporan-laporan seperti kemarin lagi, terlebih hal tersebut menyangkut dengan karir pekerjaan seseorang (masyarakat),” ungkapnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh kader PDI Perjuangan itu, hal ini menyusul beberapa laporan yang mengatakan, bahwa yang bersangkutan sudah datang berkali-kali dan izin dari pekerjaannya untuk datang ke Kantor Capil. Namun sesampainya di sana masih harus bolak balik 3-5 kali, pun, ketika dikonfirmasi melalui Call Center juga bahasa yang digunakan kurang humanis.

Foto: Bupati Demak, dr. Hj. Eistianah lakukan sidak di Kantor Dindukcapil Demak

“Banyak laporan terkait pelayanan memang menyasar teman-teman, utamanya di kepastian terselesainya permohonan masyarakat dan bahasa pada Call Center. Sehingga ini harus diperhatikan, serta Call Center ini harus dimuat bahasa-bahasa humanis dan melalui respon cepat,” sambungnya.

Pada akhir inspeksi (sidaknya), Bupati Demak itu menegaskan untuk seluruh komponen bekerja dengan sungguh-sungguh dan hindari pekerjaan yang merujuk padad fenomena setengah-setengah (atau nanggung).

Baca Juga :   DPC PDI Perjuangan Cilacap Gelar Lokakarya Pendidikan Politik Dalam Menjaga Keutuhan NKRI

“Satu hal yang pasti, saya tidak ingin teman-teman di sini berlaku setengah-setengah saja, harus maksimalkan. Beberapa inovasi yang kini sudah ada begitu kaya akan manfaat. Terus tingkatkan, dan selalu koordinasi dengan saya langsung tidak masalah, ketika memang itu dibutuhkan,” tandasnya.

Koresponden : Hana – Rahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here