Ngesti Nugraha Hadiri Tradisi Popokan di Desa Sendang

0

Kabupaten Semarang – Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H., menghadiri acara kirab budaya Popokan di Desa Sendang, Kec. Bringin. Kirab budaya tersebut merupakan awal dari rangkaian tradisi Popokan yang diadakan setiap tahun di Desa Sendang, Jumat (16/9/2022).

Tradisi Popokan adalah aksi lempar lumpur antar warga yang bermula dari kisah, ada seekor harimau yang selalu mengganggu ketenteraman warga. Hingga kemudian, ada sesepuh yang menyarankan, agar harimau tersebut diusir dengan lumpur yang dicampur kulit padi atau dedak. Hasilnya, Harimau tersebut tidak mengganggu warga lagi.

Rangkaian acara Popokan di Desa Sendang yang dihadiri oleh Ngesti Nugraha.

Dalam giat tersebut, Ngesti Nugraha, mengatakan tradisi Popokan bisa menjadi potensi wisata yang mengangkat kesejahteraan warga. Menurutnya, keikusertaan seluruh lapisan masyarakat bisa menggerakan perekonomian, karena banyak pedagang dan UMKM yang turut serta.

Ngesti, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Semarang menambahkan, warga yang menonton juga tidak luput dari aksi tersebut. Namun, tak nampak raut wajah kemarahan, meski badan kotor karena terkena lumpur. Warga yang terkena kebanyakan malah tersenyum dan menganggapnya sebagai rejeki.

Sementara itu, salah satu warga yang turut hadir menutup,”dianggap sebagai rejeki, karena ini tradisi tahunan. Meskipun kotor, itu tidak masalah, karena nanti bisa dibersihkan. Kalau mandi bisa bersih,” tutupnya.

Koresponden : Black

Baca Juga :   Sarno Ajak Perempuan Memiliki Daya Saing di Era Aktual

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here