Kota Pekalongan – Tradisi sedekah laut yang diselenggarakan oleh DPC PDI Perjuangan berlangsung sederhana. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan dan Kader Komunitas Juang Kota Pekalongan.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan, Agung Satria Hermawan mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan dalam merawat budaya yang ada di Kota Pekalongan.

”Kita melakukan kegiatan ini untuk melestarikan budaya di Indonesia, khususnya Kota Pekalongan. Selain melaksanakan kegiatan sedekah laut, DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan juga melakukan kegiatan pembagian kain batik dengan motif hujan liris,” tuturnya.

Agung menambahkan, pembagian batik dengan motif hujan liris, memiliki makna ketabahan dan harus tahan dalam menjalani hidup, tetap prihatin walaupun dilanda hujan dan panas, tidak mudah mengeluh. Sebab, segala rintangan harus dapat dihadapi bersama, serta harus diselesaikan bersama.

“Saya mengajak kepada seluruh kader dan simpatisan untuk menghadapi segala rintangan, serta halangan yang menerpa PDI Perjuangan, khususnya DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan. Terlebih, dalam kontestasi Pilkada tahun ini dapat kita sukseskan, serta kita menangkan dengan satu komando, solid bergerak bersama partai pengusung dan juga masyarakat Kota Pekalongan,” imbuhnya.

Selain membagikan kain batik motif hujan liris, DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan juga membagikan makanan tradisional yang juga memiliki makna luar biasa, yaitu wajik, makanan ini terbuat dari ketan. Dalam tradisi jawa, makanan tersebut mengandung makna yang selalu melekat satu dengan yang lainnya. Hal tersebut menggambarkan, walaupun terdapat rintangan maupun halangan yang menerpa PDI perjuangan Kota Pekalongan, akan tetapi kita tetap bergandengan tangan dan menghadapi dengan rasa kebersamaaan.

Koresponden: Muhammad Muslihin

Baca Juga :   PDI Perjuangan Pemalang Bagikan 2.000 Paket Sembako Kepada Struktural Partai