dr. Messy Widiastuti Kembali Turun Membantu Masyarakat Kabupaten Tegal

0
322

Kabupaten Tegal – Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia, tidak menyurutkan semangat para kader PDI Perjuangan dalam bergotong-royong melawan virus Covid-19, khususnya di kabupaten Tegal.

Meskipun diagram penyebaran pasien positif virus Covid-19 di Kabupaten Tegal cenderung mengalami penurunan, namun salah satu Anggota Fraksi PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah, dr. Messy Widiastuti, MARS kembali turun ke masyarakat Kabupaten Tegal dengan memberikan bantuan berupa pakaian hazmat untuk tim medis yang bertugas di Puskesmas Desa Pagiyenten, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Kamis (28/5/2020).

Di tengah wabah pandemi Covid-19 yang melanda wilayah Kabupaten Tegal, mengetuk hati dr. Messy Widiastuti, MARS dengan memberikan perhatian kepada tim medis terkait keselamatan diri dalam melaksanakan tugas di Puskesmas yang berada di wilayah Dapil Jawa Tengah 12, yang meliputi Kabupaten Brebes (Puskesmas Siwuluh, Puskesmas Banjarharjo, Puskesmas Kemurang Wetan), Kota Tegal (Puskesmas Tegal Barat, Puskesmas Slerok, Puskesmas Margadana, Puskesmas Bandung, Tegal Selatan) Serta Kabupaten Tegal (Puskesmas Pagiyanten).

Menurut dr. Messy Widiastuti, MARS, tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan pasien virus Covid-19. Maka dari itu, perlunya perhatian khusus kepada tenaga medis terkait pengamanan diri saat bertugas.

“Awal pertama kali saya ke sini melihat kondisi perawat, bidan serta dokter jaga yang berada di puskesmas sini saya merasa miris, saya melihat mereka belum mengenakan pakaian yang sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) penanganan pasien Covid-19,” tutur dr. Messy yang juga pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah.

dr. Messy merasa bersyukur karena dapat memberi bantuan berupa pakaian hazmat kepada tenaga medis yang bertugas di puskesmas.

“Saya sangat berterimakasih kepada Ibu dr. Messy Widiastuti, MARS yang telah memberikan perhatian serta kepedulian kepada nasib kami sebagai tim medis yang merupakan tim gugus tugas Covid-19. Kami menyadari minimnya ketersediaan Alat Pelindung Diri (APD) yang kami gunakan untuk pasien Covid-19,” ujar Dian Firiyani, Amd.Kep, salah satu bidan yang bertugas di Puskesmas Pagiyanten.

Baca Juga :   Gotong Royong Marhaenis Manto Lawan Virus Corona di Kabupaten Tegal

dr. Messy menambahkan, semua lapisan masyarakat harus menyadari dampak akibat penyebaran virus Covid-19. Maka dari itu, masyarakat harus mematuhi aturan pemerintah serta bergotong-royong dalam memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19, baik di tingkat desa maupun di tingkat kecamatan. Dengan demikian, dapat membantu tenaga medis dalam penanganan pasien virus Covid-19.

“Ini merupakan wujud keseriusan saya untuk membantu tenaga medis dalam penanganan virus Covid-19. Selain itu, ini jugs merupakan wujud keseriusan saya dalam mendukung pemerintah pusat yang saat ini terus berupaya dalam penanganan virus Covid-19,” pungkasnya.

Koresponden: Arif DN