DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan Laksanakan Penyembelihan Hewan Kurban

0

Kota Pekalongan – Momentum Hari Raya Idul Adha 1441 H dimanfaatkan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan untuk menyerahkan hewan kurban berupa 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing kepada Kader PDI Perjuangan Kota Pekalongan dan masyarakat sekitar.

Penyerahan hewan kurban dilaksanaan oleh DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan yang dibagikan ke PAC PDI Perjuangan se Kota Pekalongan, Pengurus Ranting PDI Perjuangan, serta masyarakat sekitar, Minggu (2/8/2020).

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan, Agung Satria Hermawan, S.H., M.H., mengatakan, kurban adalah tanda cinta dan peringatan berkurban pada Hari Raya Idul Adha mengajarkan tentang sikap ikhlas dan berbagi.

“Dengan rasa ikhlas, maka Tuhan akan menuntun dan menolong kita di saat dalam kesulitan atau dalam menjalankan usaha apapun,” tuturnya.

Agung menambahkan, penyerahan hewan kurban sudah menjadi tradisi bagi DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan. Seluruh dana untuk pembelian hewan kurban sapi diperoleh dari Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Prof. Hendrawan Supratikno, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan, Agung Satria Hermawan, S.H, M.H., wakil walikota Pekalongan, serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan Kota Pekalongan. Sedangkan, 1 ekor kambing berasal dari Walikota Pekalongan, serta 2 ekor kambing berasal dari, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Dede Indra Permana, S.H.

Agung berharap, dengan kegiatan tersebut dapat memberikan edukasi kepada seluruh Kader PDI Perjuangan Kota Pekalongan, agar mengeluarkan sebagian harta untuk berkurban. Selain itu, dengan berkurban dapat melatih sikap ikhlas dan lebih peduli kepada masyarakat yang membutuhkan.

“Di tahun ini, total hewan kurban yang kami sumbangkan terdiri dari 3 ekor sapi dan 3 ekor kambing. Melalui semangat berkurban, kami percaya DPC PDI Perjuangan Kota Pekalongan dapat semakin solid bergerak bersama untuk rakyat,” tutup Ghofur, Ketua Panitia Kurban.

Baca Juga :   Relawan Doreng Siap Dukung dan Menangkan Paslon NGEBAS

Koresponden: Muhammad Muslihin