Angka Positif Covid-19 Menurun, Sri Mulyani Himbau Prokes Lebih Ketat

0
Foto: Bupati Hj. Sri Mulyani Bersama Forkopimda, Kepala OPD terkait dan Muspika 26 Kecamatan dalam Rakor

Kabupaten Klaten – Perkembangan kasus positif Covid-19 di Kabupaten Klaten dalam minggu ini mengalami penurunan dan Kabupaten Klaten menduduki posisi 5 se-Jawa Tengah berdasarkan evaluasi dari Provinsi Jawa Tengah. Hal tersebut menandakan bahwa laju penyebaran Covid-19 di Kabupaten Klaten harus lebih ditekan lagi agar penyebarannya semakin menurun dari minggu-minggu sebelumnya.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Hj. Sri Mulyani bersama dengan Forkopimda Kabupaten Klaten, Kepala OPD terkait dan Muspika di 26 kecamatan mengadakan rapat koordinasi (Rakor) secara virtual yang di selenggarakan di Pemkab. Klaten, Kamis (29/04/2021). Rakor tersebut membahas penanganan Covid-19 dan peniadakan mudik tahun 2021 di wilayah Kabupaten Klaten.

Foto: Rakor Penanganan Covid-19 dan Peniadakan Mudik Tahun 2021

“Terkait penanganan Covid-19 di Kabupaten Klaten perlu ditindak lanjuti secara cepat dan tepat, serta larangan mudik lebaran tahun 2021 bagi masyarakat,” kata Bupati Hj. Sri Mulyani.

Selain itu untuk memperketat mudik di masyarakat, Bupati Hj. Sri Mulyani menekankan kepada seluruh perangkat desa dan kecamatan untuk bekerjasama dengan Forkopimda Kabupaten Klaten baik itu TNI maupun Polri untuk melakukan patroli gabungan, serta melakukan penyekatan jalan di beberapa titik.

“Kondisi Kabupaten Klaten saat ini termasuk zona orange/zona resiko sedang, namun ada 5 kecamatan kasus aktif sebaran Covid-19 tertinggi yaitu Kecamatan Wedi, Kecamatan Klaten Tengah, Kecamatan Prambanan, Kecamatan Trucuk, dan Kecamtan Klaten Utara. Saya berharap masyarakat dapat mematuhi peraturan bahwa untuk masa pra pengetatan mudik dan masa peniadaan mudik,” jelas Bupati Hj. Sri Mulyani.

Selanjutnya, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Klaten itu dalam Rakor juga menyampaikan, bahwa untuk sektor pariwisata  yang buka pada libur lebaran diharapkan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, selain itu untuk gerakan jogo tonggo di maksimalkan kembali.

Baca Juga :   Rahmad Handoyo: Program Pekerja Migran Disesuaikan Dengan Ketrampilan

Koresponden: Wawan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here