Mesin Politik Perempuan

0
219

DPC PDI Perjuangan Kab. Pati menyelenggarakan Pendidikan Politik bagi perempuan bertema: Penguatan Peran Perempuan dalam Menyongsong Agenda Politik 2019. Acara ini terselenggara berkat kerja sama dengan DPD PDI Perjuangan Jateng.

Acara dihadiri 200 peserta perempuan yang berasal dari seluruh tingkatan pengurus PDI Perjuangan di Kab. Kudus, Jepara, Blora, dan Rembang. Kabupaten – kabupaten itu masuk dalam daerah pemilihan (Dapil) 2 dan 3 Jawa Tengah. Hadir pula anggota legislatif dari Dapil 2 dan 3 Jateng, anggota sayap partai, kepala daerah, istri anggota fraksi dan kader perempuan potensial.

Menurut Hj. Sri Ruwiyati mesin politik perempuan harus mulai bergerak menjelang Pemilu 2019. “Apalagi ada kuota 30% bagi perempuan untuk duduk di legislatif,” ungkap Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng Bidang Perempuan dan Anak ini.

Tampil sebagai narasumber acara antara lain Anggota F-PDI Perjuangan DPR RI Agustina Wilujeng Pramesti dan Imam Suroso, serta tiga anggota F-PDI Perjuangan DPRD Jateng: Nuniek Sriyuningsih, Messy Widiastuti serta Maria Tri Mangesti. Materi pendidikan politik ini menekankan pentingnya peran perempuan PDI Perjuangan untuk mengatasi persoalan yang dihadapi kaumnya, termasuk hak-hak perempuan.

Bagi kader perempuan yang akan mengikuti Pileg 2019, diminta aktif melakukan kegiatan sosial dan kemanusiaan, sehingga eksistensinya diakui masyarakat. “Itu modal utama caleg perempuan agar terpilih di Pileg 2019,” kata Agustina Wilujeng Pamesti.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pati Ali Badrudin berharap kegiatan Pendidikan Politik Perempuan ini meningkatkan kualitas kader perempuan terutama yang menjadi caleg di Pileg 2019 sehingga bisa menambah perolehan suara,” katanya.

CATUR SUSILANING (KAB. PATI)

Baca Juga :   KADER PDI PERJUANGAN DILANTIK SEBAGAI BUPATI & WAKIL BUPATI PATI