Stephanus Sukirno Sosialisasikan Bank Sampah di Desa Plawikan

0

Kabupaten Klaten – Sebagai wujud mencintai lingkungan yang bersih, Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Tengah, Drs. Stephanus Sukirno, M.S., menggelar sosialisasi bank sampah di Desa Plawikan, Kecamatan Jogonalan, Minggu (14/11/2021).

Hadir dalam acara tersebut antara lain, Kepala Desa Plawikan, Perangkat Desa, BPD Plawikan, RT/RW setempat, serta masyarakat RW 6 Dukuh Karang, Desa Plawikan.

Rangkaian acara sosialisasi bank sampah yang diselenggarakan oleh Stephanus Sukirno di Desa Plawikan

Dalam kesempatan tersebut, Stephanus Sukirno menyampaikan, tujuan utama adanya bank sampah adalah untuk membantu menangani pengolahan sampah di Desa Plawikan. Selain itu, dengan adanya bank sampah untuk menyadarkan masyarakat akan lingkungan yang sehat, rapi, dan bersih, serta adanya bank sampah untuk mengubah sampah menjadi sesuatu yang lebih berguna dalam masyarakat.

“Jangan biarkan sampah menjadi masalah, namun sampah menjadi berkah. Saya berharap, masyarakat sadar terhadap lingkungan, betapa bahayanya sampah pada kehidupan kita. Betapa indah dan nyamannya bila lingkungan kita terbebas dari sampah,” tuturnya.

Selain itu, Stephanus Sukirno juga meresmikan satu bentuk usaha yang dilaksanakan oleh para pengelola bank sampah, yaitu Cafe Kopi Klatensche Coffe and Chill. Ternyata hasil dari kegiatan bank sampah tersebut tidak bisa mencukupi biaya operasional kesehariannya, sehingga diperlukan adanya tambahan penghasilan itu berbentuk fress money.

“Saya selalu mengajak masyarakat dan pemuda agar selalu bisa memecahkan suatu persoalan tidak hanya sekedar meminta. Selain itu, agar mempunyai bekal untuk menghadapi persoalan-persoalan yang dihadapi,” imbuhnya.

Stephanus Sukirno berharap, dengan adanya Cafe itu hasilnya bisa dimasukkan ke dalam kas yang dapat digunakan untuk mengelola bank sampah. Dengan adanya bank sampah dan cafe tersebut diharapkan, masyarakat dapat membersihkan lingkungan dan membudayakan, agar masyarakat tidak membuang sampah di sungai. Sebab, dengan membuang sampah di sungai akan berakibat adanya banjir yang akan merugikan masyarakat sendiri.

Baca Juga :   Bupati Purbalingga Membayar Zakat Melalui Baznas Purbalingga

Koresponden : Wawan 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here