Serut Podomoro Fest, Event Sadarkan Bahaya Eksploitasi Alam

0
Foto: Rober Memberikan Sambutan dalam Membuka Serut Podomoro Fest

Kabupaten Karanganyar – Diinisiasi oleh Karang Taruna Dusun Serut Ngringo, Jaten, acara Serut Podomoro Fest, kegiatan seni dan dibalut budaya digelar sepekan mulai Minggu (23/10).

Salah satu penggagas, Agus Acong, mengatakan acara ini bermula dari kegelisahan mereka karena di wilayah pinggiran perbatasan Solo dan Karanganyar itu tidak memiliki ajang pesta seni yang bisa disajikan ke masyarakat umum sebagai tontonan.

Foto: Rober Membuka Event Serut Podomoro Fest

“Oleh karena itu, kami menggerakkan pemuda setempat, wilayah yang memiliki segudang seniman besar seperti Mugiyono Kasido tokoh sesepuh ISI Surakarta, ada sejumlah dosen ISI dan UNS, ada seniman mahasiswa ISI tidak bisa membikin pesta seni,’’ ungkapnya.

Dengan bermodal nekat karang taruna itulah kemudian muncul ide membuat festival seni yang diberi nama Serut Podomoro Festival yang pesannya ingin mengingatkan manusia agar tidak serakah mengekploitasi alam jika hanya ingin makan sayur podomoro.

Adapun Sayur Podomoro sendiri merupakan sayur khas Jawa yang biasa untuk menjamu kerja bakti gotong royong atau terkenal dengan sayur lodeh. Sayur itu membuat kenyang, karena segala jenisnya ada di situ.

Wabup Rober Christanto dalam sambutannya menyambut gembira festival itu, termasuk pameran UMKM Desa Ngringo. Hal itu menurutnya akan menjadi penyemangat sehingga prediksi tahun 2023 yang akan menjadi tahun sulit tidak terjadi di Karanganyar karena guyubnya warga saling membeli produk warga sendiri.

“Dari kecil dulu lingkupnya, nanti berkembang jadi besar dan ajang tahunan,” tegas Rober dalam sambutannya.

Koresponden : ERS

Baca Juga :   Ngobrol Bareng Pegiat Kopi, Sadewo: Mayuh Mengkopikan Banyumas

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here