Kota Surakarta – Bulan Juni menjadi bulan yang penuh makna bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan. Partai berlogo moncong putih ini memperingati tiga peristiwa penting di Bulan Juni. Peristiwa penting tersebut yakni tanggal 1 adalah hari Kelahiran Pancasila, Tanggal 6 Juni adalah kelahiran Putra Sang Fajar Presiden Soekarno dan 21 Juni adalah wafatnya Sang Proklamator.

Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno tahun 2020, Komunitas Juang Surakarta menggelar Nonton Bareng Film Bung Karno di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Jumat, (5/6/2020).

Acara tersebut dihadiri oleh Pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Kader Komunitas Juang Surakarta dan Organisasi Sayap Partai PDI Perjuangan Surakarta.

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta, Drs. Teguh Prakosa dalam sambutannya berpesan kepada Kader Partai PDI Perjuangan Kota Surakarta “Semua manusia pasti ada batasannya akan tetapi PDI Perjuangan akan tetap hidup sepanjang masa,”

Sementara itu Putut Gunawan juga menyampaikan bahwa “Sebagai kaum milenial kalian harus berjiwa pelopor, dan memiliki pemahaman, kemampuan menjabarkan dan melaksanakan ajaran Bung Karno dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, sesuai dengan misi PDI Perjuangan,” ujar Putut Gunawan selaku wakil ketua pemenangan pemilu & komunikasi politik.

Anwar Rasyid S.E. selaku koordinator KJ Surakarta mengatakan bahwa Nonton Bareng Film Bung Karno untuk mengingat sejarah perjuangan yang dilakukan Bung Karno memerdekakan Bangsa Indonesia.

Lebih lanjut, Rasyidmenyampaikan bahwa sebagai generasi milenial harus selalu mengingat sejarah Bangsanya, supaya semangat cinta tanah air selalu tumbuh dan berkobar di dalam jiwa.

Selain itu, nonton bareng ini juga sebagai sarana serasehan Kader Komunitas Juang Kota Surakarta untuk mempererat tali silaturahmi antar sesama korps komunitas Juang Kota Surakarta.

Baca Juga :   New Normal, Srikandi Jawa Tengah Serukan Wajib Pakai Masker

Ia juga berharap kepada Korps Komunitas Juang Kota Surakarta semakin Eksis dan Jaya dan dapat melambungkan nama PDI Perjuangan, tutup Rasyid.