Pemkab Semarang Kembali Lakukan Refocusing Anggaran

0
Foto: Ngopi Bareng Bersama Bupati dan Wakil Bupati Semarang Bahas Penanganan Covid-19

Kabupaten Semarang – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang kembali melakukan refocusing anggaran pada tahun 2021 untuk menangani dampak pandemi virus Corona (Covid-19).

Bupati Semarang, Ngesti Nugraha menyatakan, bahwa sekitar delapan persen dari total APBD akan digunakan untuk penanganan dampak pandemic Covid-19 ini.

“Total sekitar Rp 72 miliar sementara Alokasi Dana Desa (ADD) masih aman tidak dikurangi untuk penanganan dampak pandemi Covid-19,” terang Ngesti, Senin (8/3/2021).

Menurut Ngesti, keputusan melakukan refocusing anggaran adalah tindak lanjut hasil koordinasi menyikapi Peraturan Menteri Keuangan RI Nomor 17 Tahun 2021 terkait kebijakan darurat untuk penanganan Covid-19.

“Menangani pandemi ini butuh anggaran yang cukup besar. Saat ini kami baru menampung usulan dari SKPD sebelum dibahas secepatnya. Paling lama 14 Maret 2021 harus sudah dikirimkan ke Kementerian Keuangan RI,” tambah Ngesti.

 Untuk itu pihaknya mengajak semua pihak bisa berinovasi dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat. Untuk kemudian bergotong royong menekan atau mencegah penyebaran Covid-19.

“Hal ini karena sampai 5 Maret 2021, warga yang terkomfirmasi positif Covid-19 naik 18 kasus. Sehingga butuh penanganan yang cepat dan tepat,” pungkas Ngesti.

Koresponden : Heru P

Baca Juga :   Pilus Ajak Millenial Bangun Kota Bersama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here