Kader Komunitas Juang Klaten Manfaatkan Waktu Luang dengan Berwirausaha

1

Kabupaten Klaten – Pandemi Covid-19 yang berlangsung sejak awal tahun 2020 ini, berdampak pada seluruh bidang, termasuk bidang pendidikan, tidak terkecuali perguruan tinggi. Hal ini membuat salah satu Kader Komunitas juang Kab. Klaten, Vinka Diaz Sastika, yang juga berstatus sebagai mahasiswi, melakukan kegiatan kuliah secara online, sehingga memiliki waktu luang untuk berada di rumah. Waktu luang tersebut, dimanfaatkan oleh Vinka untuk berwirausaha, dengan berjualan secara online.

Vinka Diaz Sastika mengatakan, dirinya memilih berjualan secara online di sela-sela kuliahnya, selama Pandemi Covid-19 untuk menambah penghasilan dan membantu orang tua. Hal tersebut berawal, karena Vinka memiliki banyak waktu luang, pada saat awal Pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Foto : Kader Komunitas Juang Kab. Klaten, Vinka Diaz Sastika

“Pada awal berjualan secara online, saya tidak mempunyai modal. Akhirnya saya meminta restu orang tua dan diberikan modal, yang ditambah dengan tabungan milik sendiri. Barang yang saya dijual secara online, antara lain masker, sweater/hoodie custom, jastip, makanan makaroni dan mie gacoan,” ujarnya.

Vinka menambahkan, penghasilan yang didapat dari hasil berjualan online ini, cukup untuk menambah uang saku sehari-hari. Selain itu, uang hasil jualan online tersebut juga disisihkan untuk ditabung. Vinka mengaku, bahwa dirinya mengalami kendala dalam berwirausaha, namun demikian menurutnya, itu merupakan hal yang biasa dalam berwirausaha.

“Saya berharap, semoga semakin banyak mahasiswa yang mulai berani untuk berwirausaha, dengan memulainya dari skala yang kecil. Hal ini untuk menambah pelajaran, serta pengalaman sebagai generasi penerus bangsa di masa yang akan datang,” tutup Vinka Diaz Sastika, yang juga Sekretaris Ranting PDI Perjuangan Desa Jetis, Kecamatan Karangnongko.

Koresponden : Wawan

Baca Juga :   Potret Hendi Pimpin Kota Semarang

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here