Implementasikan Materi Pembinaan, CKJ Temanggung Sukses Bangun Usaha

0

Kabupaten Temanggung – Tidak ada batasan usia dalam merintis usaha. Semua orang dapat menjadi pengusaha yang sukses jika bersungguh-sungguh menjalankannya. Seperti Calon Kader Komunitas Juang (CKJ) Kab. Temanggung, Lia Nur Maya, meski masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dirinya membuktikan bisa berwirausaha.

CKJ Lia Nur Maya menekuni usaha kuliner yang sedang trend saat ini, yakni bakso bakar. Dengan diberi nama “Temu Rasa” yang memiliki arti bertemunya berbagai rasa baik dari sentuhan modern maupun tradisional. Ini menjadi menarik dan mendapat simpati dari konsumen. Karena rasanya yang unik, serta dikolaborasikan dengan sentuhan makanan modern dengan penggunaan topping, menambah konsumen lebih tertarik.

Foto: CKJ Lia Nur Maya Menyiapkan Bakso Bakar Sebelum Membuka Lapaknya

Ditemui di kediamannya, Desa Pringapus, RT 03/RW 02, Kec. Ngadirejo, CKJ Lia Nur Maya mengatakan, bahwa dengan memulai bisnis di usia yang muda, tentunya akan mendekatkan dirinya dalam menggapai kesuksesan di masa depan.

“Jenjang usia muda hendaknya dimanfaatkan untuk kegiatan positif. Selain mempergunakan waktu untuk menuntut ilmu, tidak ada salahnya jika kita berkreasi dengan memulai bisnis. Tetap semangat dan pantang menyerah ketika menemui kegagalan. Kegagalan inilah yang menjadi ladang pembelajaran hingga akhirnya saya bisa sampai pada puncak kesuksesan dikemudian hari,” kata CKJ Lia Nur Maya.

 Selain itu, semangat berwirausahanya, terakomodasi dalam wadah bernama Komunitas Juang  yang mempunyai misi meningkatkan karakter, kompetensi, dan kapasitas, serta kemandirian ekonomi. Ini semakin membuatnya terstimulasi untuk mengembangkan dunia usaha. Baginya, usaha yang dijalankan tersebut adalah langkah untuk mengaktualisasikan visi Korps sekaligus sebagai lupaya untuk mengekspresikan ilmu yang didapatkan dari bangku pendidikan formal. 

Usaha yang dibuka CKJ Lia Nur Maya ini, didasari untuk mendapatkan pemasukan sendiri. Selain itu, ketika membuka lapaknya, dirinya mengaku tidak takut dengan adanya kompetitor. Menurutnya, itu  justru memberikan dampak positif bagi usaha yang dikelola. Menjadi lebih terpacu dalam menciptakan inovasi pada produk yang dihasilkan, menjaga kualitas produk, serta meningkatkan pelayanan kepada pembeli.

Baca Juga :   Apresiasi Ketua PAC Wanayasa Terkait Sosialisasi Partisipasi Perempuan

Koresponden: Enggar – Zidan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here