Gelar Bimtek Perkebunan, Sunarna Ingin Petani Kelapa di Cilacap Miliki Daya Saing

0

Kabupaten Cilacap – Anggota DPR RI Komisi IV Fraksi PDI Perjuangan, H. Sunarna, S.E,. M.Hum bersama dengan Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengolahan Hasil Perkebunan Berbasis “Good Manufacturing Practice (GMP)” dan Sosialisasi Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing di Pasar Dunia Bagi Petani Kelapa di Kab. Cilacap.

Bimtek digelar di meeting room, Atrium Premiere Hotel Cilacap, dihadiri oleh Kepala Dinas Pangan dan Perkebunan Kab. Cilacap, Ir. Susilan, Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap, Widianto, serta Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab. Cilacap, Andry Leonard Rotty dan Nike Yunita, Minggu (6/2/2022).

Bimtek Pengolahan Hasil Perkebunan Berbasis “Good Manufacturing Practice (GMP)” dan Sosialisasi Peningkatan Produksi, Nilai Tambah, dan Daya Saing di Pasar Dunia Bagi Petani Kelapa di Kab. Cilacap.

Mengawali sambutan, Ir. Susilan mengatakan, Kelapa adalah salah satu komoditas unggulan di Cilacap. Indonesia termasuk salah satu negara yang terbesar di wilayah ASEAN. Maka, banyak sekali wilayah Pertanian dan Perkebunannya.

“Saya berharap, dengan adanya Bimtek ini, para Petani yang hadir bisa lebih memahami terkait cara pengolahan hasil Perkebunan, sehingga bisa bersaing di pasar dunia,” tuturnya..

Sementara itu, H. Sunarna menjelaskan, Petani Kelapa harus faham dan mengerti terkait tata cara olah, serta daya jualnya. Sunarna mengucapkan terimakasih atas kehadiran para Petani dalam acara tersebut.

“Bagi kaum milenial, saya melihat sudah mulai menekuni dunia Pertanian dan Perkebunan. Hal ini sangat bagus untuk perkembangan dan kemajuan di bidang Pertanian, maupun Perkebunan,” jelasnya.

Drs. Suprihartono, selaku Koordinator Pengolahan Hasil Perkebunan Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian, mengungkapkan, Kelapa adalah komoditas unggulan, namun kurang dimanfaatkan dengan baik oleh Petani. Dengan adanya Bimtek ini, pihaknya berharap, kelompok tani menjadi lebih faham mengenai pengolahan kelapa.

Baca Juga :   Sri Sumarni: Tidak Melalui Hamparan Kain Merah, Namun Penuh Perjuangan

Koresponden : Arsend

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here