Gandeng Gugus Tugas Covid-19, PAC PDI Perjuangan Madukara Bagikan Masker

0

Kabupaten Banjarnegara – PAC PDI Perjuangan Kecamatan Madukara, bersama Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Madukara yang terdiri dari, Polsek Madukara, Petugas Kecamatan dan Desa Madukara, beserta Relawan Sosial Banjarnegara membagikan 500 masker di Pasar Madukara. Dalam kesempatan tersebut, Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Madukara, Tuslam Padmo Utomo, menyampaikan ucapan terimakasih kepada Gugus Tugas Covid-19 Kecamatan Madukara, beserta Relawan sosial atas kerjasamanya dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, yang difokuskan di Pasar Madukara, Rabu (14/7/2021).

Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Madukara, Tuslam Padmo Utomo mengatakan, kegiatan pembagian masker tersebut difokuskan kepada para pedagang, juru parker, serta pengunjung Pasar Madukara yang tidak memakai masker. Hal itu dilaksanakan, sebagai upaya pencegahan terpaparnya Covid-19. Sebab, pasar merupakan tempat yang sangat riskan dalam penyebaran Covid-19. Tidak hanya membagikan masker, pihaknya juga memberikan edukasi tentang pentingnya protokol kesehatan.

PAC PDI Perjuangan Madukara melakukan pembagian masker di Pasar Madukara

“Kegiatan ini, selain untuk membantu Pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran Covid-19, namun juga sebagai wujud kepedulian Kader PDI Partai di tingkat kecamatan. Alhamdulillah para pedagang, amupun pengunjung Pasar Madukara menyambut baik pembagian masker ini,” ujarnya.

Tuslam menambahkan, selain di Pasar Madukara, pembagian masker juga dilakukan di terminal Madukara, pertigaan jalan Pasar Madukara, dengan sasaran para pengendara mobil, sepeda motor, pengemudi ojek, maupun pejalan kaki yang melintas. Tuslam juga meminta kepada seluruh jajaran PAC, Ranting dan Anak Ranting untuk saling peduli terhadap satu sama lain.

“Mari bersama-sama saling menjaga satu sama lain di lingkungan masing-masing, dengan mentaati himbauan Pemerintah, untuk mencegah penularan Covid-19. Jangan lupa menerapkan 5 M, yaitu, memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, serta membatasi mobilisasi dan interaksi dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Baca Juga :   Krupuk Mie Jadi Pilihan Berdikari Kader Komunitas Juang Kab. Tegal

Koresponden : Chrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here