Bupati Demak Tegaskan Pengelolaan MCP Harus Maksimal

0
Foto: Rakor dan evaluasi pengelolaan MCP Kab. Demak

Kabupaten Demak – Mengetahui tindak pidana suap maupun gratifikasi yang beberapa kali ditemukan di masa awal menjabat. Bupati Demak, dr. Hj. Eisti’anah bergerak cepat melakukan rapat koordinasi pengoptimalan MCP (Monitoring Center for Prevention).

Selasa (14/09/2021), rapat koordinasi tersebut dilakukan secara fisik yang bertempat di Gedung Grhadika Bina Praja, lingkungan Setda Demak. Kendati digelar secara fisik, tentu penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat begitu diperhatikan.

Foto: Bupati Demak, dr. Hj. Eistianah berikan sambutan dan pengarahan

Mbak Eisti, sapaan akrab kader PDI Perjuangan itu mengatakan, bahwa MCP harus dioptimalkan secara penuh. Hal ini penting karena MCP adalah aplikasi yang digunakan sebagai tools dalam rangka mewujudkan Good Government.

“MCP ini adalah melaksanakan monitoring dan evaluasi atas perkembangan rencana aksi pemberantasan korupsi terintegrasi yang dilaksanakan oleh Pemkab. Demak,” ucapnya.

Foto: Penyerahan sertifikat tanah dari Bupati Demak kepada salah satu penerima manfaat

Ditambahkan oleh Mbak Eisti, di mana dalam masa kepemimpinannya, dirinya tidak ingin terdapat laporan secara menerus perihal temuan-temuan tindak pidana suap dan lain sebagainya.

“Kita tidak ingin apa yang terjadi di masa kepemimpinan saya didominasi oleh tindak pidana suap, gratifikasi, korupsi, maupun lain sebagainya. Sehingga ini akan kita kawal ketat, kita tidak ingin apa yang menjadi permasalahan di masyarakat tersebut dapat menjamur,” tegasnya.

Di akhir acara, kader PDI Perjuangan Demak itu turut membagikan beberapa sertifikat tanah secara simbolis kepada penerima manfaat yang juga hadir di tempat acara.

Koresponden : Hana – Rahmad

Baca Juga :   Ketua PAC Kutowinangun Tekuni Usaha Angkringan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here