Budidaya Ikan Koi Milik Kader PDI Perjuangan Kabupaten Tegal

0

Kabupaten Tegal – Meskipun masa Pandemi Covid-19 belum berakhir, namun tidak menyurutkan semangat Rio dalam melakukan budi daya ikan Koi. Rio sudah dikenal di kalangan pemuda Kecamatan Kramat, serta para Kader PDI Perjuangan Kab. Tegal.

Rio merupakan Pengurus PAC PDI Perjuangan Kecamatan Kramat. Usaha yang Rio tekuni berawal dari hobi kecintaan terhadap ikan Koi. Sejak ia kecil Rio memiliki kesukaan terhadap ikan Koi. Dari kecintaan terhadap ikan Koi tersebut, ternyata dapat mendatangkan rezeki untuk Rio.

Rio menyampaikan, dirinya memiliki rasa kecintaan terhadap ikan Koi, mulai sejak Rio masih kecil. Tanpa Rio sadari, kecintaan tersebut kini dapat menghasilkan rezeki. Budidaya ikan Koi berawal dari masukan atau saran dari teman Rio yang juga pecinta ikan Koi. Hal tersebut yang memicu semangat Rio dalam mengembangkan budi daya ikan Koi.

“Berbagai macam jenis Koi tersedia dalam kolam, diantaranya, doitstu, showa, zero, hoku, hake, kiko, serta ogon yang masing-masing memiliki warna emas dan silver. Dalam budidaya ikan Koi yang masih umur belia, saya tangkar dalam kolam, serta Koi yang sudah dewasa, saya tangkar di dalam aquarium,” ujar Rio, yang juga Sekretaris Bamusi Cabang Tegal.

Rio menambahkan, dalam pemasaran ikan Koi, Rio memanfaatkan media sosial. Rio ikut bergabung dalam grup para pecinta ikan Koi. Selain memanfaatkan media sosial, hasil dari budi daya ikan Koi tersebut dipasok di beberapa pasar ikan hias lokal, yang meliputi wilayah Tegal, Brebes, Pemalang, serta Cirebon. Setiap satu bulan sekali, Rio mengirim hasil budi daya ikan Koi tersebut ke Jakarta.

“Dalam usaha budi daya ikan Koi, perlu adanya pemisahan usia masing masing, serta adanya pemisahan kualitas bibit. Jadi, tidak hanya memasarkan anak ikanya saja, melainkan kita dapat memiliki produk unggulan yang berasal dari bibit ikan Koi dengan kualitas yang tinggi, ” tutup Rustoyo, Ketua DPC PDI Perjuangan Kab.Tegal.

Baca Juga :   Anggota DPRD Blora Dorong Petani Gunakan Pupuk Organik

Koresponden : Eko wiyono