Ali Badrudin: Langkah Strategis Kembangkan Seni dan Budaya Indonesia

0
Foto: Ketua PAC Cluwak, Bambang Sunaryo

Kabupaten Pati – DPC PDI Perjuangan Kab. Pati mengikuti secara virtual peresmian “Rumah Budaya PDI Perjuangan” yang diadakan oleh DPP PDI Perjuangan yang merupakan rangkaian dari HUT ke-48 PDI Perjuangan, Minggu (28/3/2021).

Sehubungan dengan acara tersebut DPP PDI Perjuangan menginstruksikan seluruh kader PDI Perjuangan di tanah air untuk join via Zoom Meeting. Secara resmi Rumah Budaya diserahkan oleh Ibunda Megawati Soekarnoputri yang diwakili oleh Hasto Kristianto selaku Sekjend PDI Perjuangan kepada Badan Kebudayaan Nasional.

Foto: Ibunda Ketua Umum, Megawati Soekarnoputri

Ketua DPC PDI Perjuangan Pati, Ali Badrudin berharap dengan adanya peresmian Rumah Budaya ini bisa dijadikan alternatif untuk mengembangkan ragam seni dan budaya yang terdapat di Indonesia.

“Kita sebagai kader PDI Perjuangan harus terus menggelorakan bahwa Indonesia ini kaya akan nilai budaya yang perlu kita lestarikan. Selain itu PDI Perjuangan bisa berkomitmen untuk menjaga nilai dan budaya agar identitas Indonesia terjaga. Oleh karenanya perlu melestarikan tradisi dan inovasi yang baru,” ungkapnya.

Sementara itu, Bambang Sunaryo selaku Ketua PAC Cluwak sangat antusias mengikuti virtual peresmian Rumah Budaya PDI Perjuangan ini karena menurutnya acara ini memberikan makna positif. Utamanya adalah memberikan ruang bagi anak muda untuk berkreasi serta melestarikan budaya Indonesia ditengah perkembangan teknologi saat ini.

Menurut Ibunda Ketua Umum dalam sambuatannya mengatakan, bahwa banyak opsi perlindungan hukum yang telah dirumuskan oleh pemerintah. Selama beberapa tahun terakhir Komunitas Internasional mengakui bahwa indonesia bersama Korea Selatan dan Amerika Serikat adalah Top Three Countries yang memiliki kontribusi ekonomi kreatif terbesar bagi perekonomian global.

“ini merupakan suatu pencapaian yang sangat baik, tetapi capaian yang baik seyogyanya kita pertahankan. Jangan lengah, jangan sampai karya-karya tersebut diklaim oleh pihak lain hanya karena keteledoran kita untuk memahami hukum,” pungkas Ibunda Ketua Umum.

Baca Juga :   Dorong UMKM Lokal, Ngesti Canangkan Kampung UMKM

Koresponden : Miftakhul Qomariyah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here