Hj. Sri Mulyani Lakukan Monitoring Pelaksanaan Vaksinasi Lansia di Puskesmas Wonosari 1

0

Kabupaten Klaten – Bupati Klaten, Hj. Sri Mulyani bersama Kepala Dinas Kesehatan Kab. Klaten, Asisten Pemerintah dan Kesra, Perwakilan Forkopimda Kab. Klaten, serta Kapolres Klaten, melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi lansia. Monitoring tersebut dilaksanakan di Puskesmas Wonosari 1, Kecamatan Wonosari, Jum’at, (26/3/2021).

Foto : Bupati Klaten, Hj. Sri Mulyani sedang berdialog dengan salah satu lansia yang melaksanakan vaksinasi di Puskesmas Wonosari 1

Hj. Sri Mulyani mengatakan, vaksinasi yang dilaksanakan di fasilitas layanan kesehatan Kab. Klaten sudah berjalan dengan baik, sesuai target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Selain itu, program vaksinasi tidak ada penolakan dari masyarakat, bahkan disambut baik oleh masyarakat.

“Ada sebagian masyarakat yang tidak mau divaksin. Hal itu disebabkan karena takut dengan jarum suntik. Hal seperti ini wajar, namun program vaksinasi ini merupakan upaya kita bersama, agar Pandemi Covid-19 ini segera berlalu, sehingga masyarakat menjadi sehat, karena terjaga imunnya,” tutur Hj. Sri Mulyani, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Klaten.

Hj. Sri Mulyani melakukan monitoring pelaksanaan vaksinasi lansia di Puskesmas Wonosari 1

Hj. Sri Mulyani menambahkan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menargetkan untuk program vaksinasi setiap Kab./Kota per puskesmas, sebanyak 50 orang. Sementara, untuk tingkat rumah sakit sebanyak 100 orang perhari. Namun, di Puskesmas Wonosari 1, dapat melakukan vaksinasi sebanyak 60 orang.

“Hal ini merupakan langkah positif untuk percepatan vaksinasi di Kab. Klaten. Sementara, lansia menjadi prioritas vaksinasi publik dan akan terus dipercepat. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat yang telah melakukan vaksinasi Covid-19, baik lansia, maupun masyarakat, agar tetap selalu menjaga, serta mematuhi Protokol Kesehatan dengan memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan dan membatasi mobilitas. Alhamdulilah tidak ada masyarakat di Kab. Klaten yang mempermasalahkan halal atau haramnya vaksin tersebut. Justru, masyarakat sangat mendukung program vaksinasi ini, agar Pandemi Covid-19 segera berlalu. Dengan demikian, kondisi Kab. Klaten dapat normal kembali,” pungkasnya.

Baca Juga :   DPC PDI Perjuangan Kabupaten Karanganyar Gelar Konsolidasi di 13 Kecamatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here