Wujudkan Wonosobo Sejahtera, Bupati Afif: TP PKK Wonosobo Harus Menjadi Mitra Pemkab Wonosobo

0

Kabupaten Wonosobo – Bersamaan dengan puncak peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-49, Tim Penggerak (TP) PKK Kab. Wonosobo meluncurkan jargon baru, yang merupakan inovasi dari TP PKK setempat. Pada puncak peringatan HKG PKK ke-49, Ketua TP PKK Kab. Wonosobo, Dyah Afif Nurhidayat, menyampaikan peringatan HKG PKK, serta rangkaian kegiatan yang telah dilakukan, antara lain, berupa Bakti Sosial (Baksos), webinar, serta kompetisi atau lomba untuk PKK Desa/Kelurahan, (27/5/2021).

Kegiatan tersebut tidak hanya untuk menciptakan kemeriahan sesaat, namun lebih memberikan makna, serta ungkapan rasa syukur atas kiprah dan karya nyata gerakan PKK selama ini. Selain itu, memberikan motivasi kader PKK, untuk semakin berkiprah dalam memberdayakan, serta mensejahterakan keluarga.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat menyampaikan, peringatan HKG PKK ke-49 ini, sebagai momentum refleksi bagi TP PKK di Wonosobo. Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengevaluasi kekurangan dalam kegiatan yang telah dilaksanakan, sekaligus menambah semangat dalam melaksanakan kegiatan di masa depan. Dengan demikian, perbaikan atas kekurangan di masa lalu akan menjadi bagian penyempurna dalam pelaksanaan kegiatan PKK di kemudian hari.

Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, bersama Ketua TP PKK Wonosobo dan pemenang para lomba dari TPP PKK tingkat Kecamatan di Wonosobo

“Jadikan momen peringatan ini, sebagai pengingat bagi kita, untuk melaksakanan 10 Program Pokok PKK dengan sungguh-sungguh. Tanamkan dalam diri kader TP PKK yang hadir di sini, untuk bersemangat dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK tersebut. Saya berharap, TP PKK dapat menjadi mitra kerja yang baik bagi Pemerintah Kab. Wonosobo, yang senantiasa bersedia mendukung terlaksananya program pembangunan,” tutur Afif Nurhidayat, yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Wonosobo.

Baca Juga :   Bupati Demak Bantu Korban Bencana Alam di Guntur

Afif juga berharap, jargon yang baru tidak hanya sebatas menjadi jargon saja, namun dapat diterapkan dan dilaksanakan, terutama oleh ibu-ibu yang tergabung sebagai mitra kerja Pemerintah. PKK juga diharapkan bisa terus berperan aktif bersama Pemerintah, dalam menyelesaikan permasalahan, serta tantangan yang semakin kompleks.

“Hal ini terutama terkait isu perempuan dan anak di Kab. Wonosobo, yang dapat kita lihat dari, masih tingginya angka pernikahan usia dini, maraknya kenakalan anak dan remaja, masih tingginya angka perceraian, masih banyaknya kekerasan terhadap perempuan dan anak, masih tingginya angka stunting, upaya menekan AKI dan AKB, serta masih rendahnya rata-rata lama sekolah di Kab. Wonosobo,” imbuhnya.

Afif meminta, program dan kegiatan PKK untuk dapat diselaraskan dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati, dalam membangun Kab. Wonosobo lima tahun ke depan. Dengan demikian, diharapkan pelaksanaan program PKK dan Pemerintah dapat selaras, serta dapat saling mendukung, bersinergi, dan berkesinambungan mulai dari Desa dan Kelurahan, Kecamatan, sampai ke tingkat Kab. Wonosobo.

“Saya mengharapkan kerjasama dari TP PKK Kab. Wonosobo, untuk mewujudkan Wonosobo yang berdaya saing, maju dan sejahtera. Mari bersama-sama kita satukan Langkah, dalam membangun Wonosobo menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Pada puncak peringatan HKG PKK ke-49 ini, juga dilakukan penyerahan piala, piagam penghargaan, serta uang pembinaan kepada para pemenang lomba yang dilaksanakan oleh TP PKK Kab. Wonosobo. Selain itu, juga dilakukan pembagian masker kepada TP PKK Kecamatan se- Kab. Wonosobo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here