Wujudkan Kemandirian Ekonomi, Kader Komunitas Juang Wonosobo Kembangkan Bisnis Kopi

0

Kabupaten Wonosobo – Berawal dari beberapa orang yang gemar bermain game, sehingga membentuk kelompok. Kemudian di kelompok tersebut ada yang memiliki ide untuk berbisnis. Kelompok tersebut beranggotakan kerabat dan keluarga dalam satu cucu dari mbah Yoso Suwignjo, yang memiliki lahan Kopi sejak tahun  1970 silam. Sepeninggalan mbah Yoso Suwignjo, kebun Kopi miliknya, tidak pernah dirawat oleh anak dan cucu mbah Yoso, sampai dengan kurang lebih 25 tahun. Namun, akhir-akhir ini, banyak orang yang mengembangkan usaha di bidang Kopi. Salah satu cucu mbah Yoso, yang bernama Pujiatno, memiliki hubungan dengan beberapa orang yang ahli di bidang Kopi.

Pujiatno mengatakan, bahwa dirinya mengikuti pelatihan pengelolaan kopi. Pujiatno menambahkan, bahwa membuka bisnis di bidang kopi merupakan lahan emas yang potensial untuk dikembangkan. Melihat kondisi kebun kopi yang tidak dirawat, sangat disayangkan apabila lahan tersebut tidak dikelola dengan baik. Sedangkan di luar sana, banyak orang yang tidak memiliki kebun Kopi, namun berusaha untuk mengembangkan peluang dari bisnis Kopi.

Usaha Kopi “Gamel Cafe”, yang dikembangkan oleh salah satu Kader Komunitas Juang Wonosobo, Andi Sukoco, bersama keluarga

“Melalui ijin dari putra ke tujuh mbah Yoso, yang bernama Bapak Drs. Ediyatno, saya memulai usaha bisnis kopi keluarga dengan nama ‘Gamel Cafe’. Selain saya, ada salah satu cucu mbah Yoso, bernama Andi Sukoco, yang juga Kader Komunitas Juang Kab. Wonosobo, juga ikut serta dalam mengelola bisnis kopi ini,” ujarnya.

Sementara itu, Andi Sukoco mengungkapkan, sebagai Kader Komunitas Juang, dirinya ingin ikut serta dalam membangun kemandirian ekonomi, yang termasuk dalam visi misi Komunitas Juang. Maka dari itu, melalui bisnis keluarga yang dikembangkan, dapat mendongkrak kemandirian ekonomi, untuk keluarga, serta masyarakat dalam kondisi Pandemi Covid-19.

Baca Juga :   Pembinaan CKJ, Tarikan Panjang Nafas Perjuangan Partai

“Pada tahun ini, banyak peminat kopi yang mulai melihat potensi di Kab. Wonosobo. Maka dari itu, kami mengembangkan lahan Kopi melalui pelatihan pengelolaan Kopi, bersama Bapak Yamidi, yang merupakan instruktur pelatihan kopi di Kab. Wonosobo. Hal tersebut kami lakukan untuk mengembangkan kemandirian ekonomi,” pungkasnya.

Koresponden : Hildan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here