Rudy: Kemenangan Pilkada 2020 Harga Mati

0

Kota Surakarta – DPC PDI Perjuangan Kota Surakarta terus melakukan penguatan struktural Partai untuk menghadapi Pilkada serentak 2020. Konsolidasi diikuti oleh seluruh pengurus Ranting, PAC, pengurus DPC, serta Paslon Gibran Rakabuming Raka dan Teguh Prakosa.

Konsolidasi yang diadakan hingga akar rumput ini bertujuan mamantapkan kesolidan Partai dan diharaokan dapat menumbuhkan kader-kader militan demi kemenangan perolehan suara 92% di Pilkada 2020, serta kemenangan Pemilu serentak 2024.

“Pertarungan di Pilkada ini adalah pertaruhan martabat Ibu Ketua Umum dan marwah Partai yang harus kita jaga bersama-sama. Sebagai kader Partai yang loyal dan solid, setelah rekomendasi turun ke Mas Gibran dan Pak Teguh wajib hukumnya untuk dimenangkan dan wajib hukumnya untuk menang dengan kemenangan mutlak,” tegas Rudy.

Sehingga setelah rekomendasi turun, seluruh kader PDI Perjuangan langsung bergerak tanpa mengingat waktu tenaga pikiran untuk kemenangan Gibran-Teguh. Menururt Rudy, jika kemenangan mutlak mencapai 92% kesejahteraan masyarakat akan lebih meningkat lagi. Untuk itu, Guraklih (Regu Penggerak Pemilih), Kader Juang, Kawan Suluh Perjuangan (KSP), dan saksi di setiap TPS harus terisi.

Rudy menegaskan bahwa PDI Perjuangan Kota Surakarta adalah kader militan dan jangan pernah sekali kali menyerah. Sebab sakit dalam perjuangan itu sakitnya hanya sementara, akan tetapi sakit jika menyerah dalam perjuangan akan selama-lamanya. Rudy menekankan kemenangan 92% tidaklah sulit, melihat Gibran-Teguh adalah calon yang diusung partai pemenang pemilu yaitu PDI Perjuangan dengan perolehan suara enam puluh dua persen, serta gabungan 7 partai lain.

Baca Juga :   Hendi Ajak Millenial Kenali Bung Karno dari Perspektif Masing-Masing