Ristawati Ikuti Program Tanam 50 Ribu Pohon Mangrove

    0
    Foto: Ristawati Turun Langsung Tanam Mangrove

    Kabupaten Kebumen – Polda Jawa Tengah bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Kebumen menanam pohon mangrove di wilayah pesisir Kebumen. Setidaknya ada 50 ribu bibit pohon mangrove yang ditanam atas inisiasi program Polda Jawa Tengah bertajuk “Mageri Segero”. Selasa, (12/10/2021).

    Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Ristawati Purwaningsih, tampak turun ke laut, basah-basahan untuk melakukan aksi penanaman bibit pohon mangrove di Pantai Logeding, Ayah.

    Wabup Rista mengatakan, bahwa kegiatan tersebut selaras dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Kebumen, yakni konservasi lingkungan. Secara eksplisit langkah ini dinamakan “Nandur Wit Nggo Anak Putu” atau dalam Bahasa Indonesia berarti “menanam pohon untuk anak cucu”.

    “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi sekali karena upaya ini selaras dengan program yang kami canangkan agar bagaimana masyarakat peduli terhadap lingkungan,” tutur Ristawati.

    Kegiatan ini, lanjut Rista, merupakan sinergitas yang terjalin dengan baik antara kepolisian dengan pemerintah untuk bersama menjawab soal isu lingkungan yang kini menjadi perhatian.

    “Komitmen untuk bersama menjaga lingkungan tercermin pada kegiatan hari ini. Pemkab, Polres, dan segenap elemen masyarakat berkumpul untuk menunjukan langkah konkrit menjaga lingkungan,” ungkapnya.

    Menurutnya, konservasi lingkungan khususnya di bibir pantai Kebumen dibutuhkan untuk mencegah abrasi dan penahan terhadap tsunami. Mangrove dipilih karena harganya relatif lebih murah dan terbukti memiliki peran positif bagi ekosistem pantai.

    “Pohon mangrove memang cukup baik untuk menjaga kelestarian alam khususnya di pesisir pantai. Salah satunya menahan abrasi sekaligus sumber produksi oksigen,” tutur Rista.

    Tak hanya itu, mangrove juga bisa menjadi daya tarik sendiri bagi para wisata untuk datang ke Kebumen. Artinya mangrove ini punya nilai sekaligus fungsi yang luar biasa. Bukan hanya soal ketahanan lingkungan, tetapi juga punya nilai ekonomi yang bisa dikembangkan masyarakat melalui konsep ekowisata.

    Baca Juga :   Rakor KomandanTe, Soliditas Songsong 2024

    “Ketika sudah mulai besar, pohon mangrove ini bisa menjadi opsi daya tarik wisata di Kebumen selain mengandalkan potensi alam pantai,” pungkasnya.

    Koresponden : MH

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here