PPKM Darurat, Riswadi Lakukan Penyekatan Jalan dan Random Swab

0
Foto: Wakil Bupati Pekalongan, H. Riswadi pada Gelaran Apel Patroli PPKM Darurat

Kabupaten Pekalongan – Dalam rangka penerapan PPKM Darurat 2021 di Kabupaten Pekalongan, akan dilaksanakan penyekatan secara serentak dan random swab. Hal ini sampaikan Wakil Bupati Pekalongan, H. Riswadi saat penyekatan serentak dan random swab di Tugu Nol Kilometer Kajen bersama Polri/TNI.

“Sekarang Kabupaten Pekalongan petanya merah. Setiap hari yang terpapar semakin bertambah, bahkan meninggal dunia pun bertambah, urutan Covid-19 naik dari nomor 17, menjadi nomor 7 se-Jawa Tengah, dan ini sangat mengkhawatirkan. Oleh karena itu, Satgas covid yang dibentuk dan Instruksi dari Bupati yaitu harus melakukan langkah yang preventif dan dilakukan bersama-sama oleh satgas covid,” ucap Rieswood sapaannya, Jumat (9/7/2021).

Foto: Gelaran Apel Kesiapan Patroli PPKM Darurat

Selain penyekatan, Rieswood juga menyampaikan untuk kegiatan malam ini akan dilakukan random swab di beberapa  titik dan apabila sampel reaktif akan langsung dibawa untuk isolasi di Rumah Sakit Kesesi .

Rieswood mengatakan, bahwa pihaknya selalu mendukung aparat penegak hukum. Jika memungkinkan akan diambil tindakan tegas, yaitu diberikan sanksi. Karena menurutnya PPKM darurat itu adalah sudah tidak bisa ditawar dan sifatnya wajib.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para petugas, untuk pelaksanaan teknisnya kami serahkan kepada Kapolres Pekalongan”, ujar Rieswood yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Pekalongan.

Foto: Random Swab pada Patroli PPKM Darurat

Sementara Kapolres Pekalongan, AKBP Darno menjelaskan, pihaknya akan melakukan peningkatan untuk kegiatan kaitannya PPKM Darurat. “Kalau kemarin sudah kita himbau, untuk saat ini berarti kita harus beri sanksi atau tindakan. Saya mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan TNI dan Pemda yang telah men-support, termasuk dari Kejaksaan dan DPRD,” ungkap AKBP Darno.

Selanjutnya, disampaikan pula adanya random sampling. Pihak kepolisian telah menyiapkan tenda dan dari Dinkes akan melaksanakan rapid tes. “Kalau ada yang lewat nanti akan kita berhentikan dan kita cek seperti apa kesehatan mereka. Jangan sampai yang ke sana kemari ini ternyata OTG, yang akhirnya akan menyebar dan terus menyebar,” ucap Kapolres.

Baca Juga :   Ketua DPC PDI Perjuangan Banyumas Instruksikan Satgas Jaga Kantor Partai

Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan, dari 203 sampling terdapat 18 orang positif Covid-19 dan langsung di bawa ke RS Kesesi untuk menjalani isolasi.

Koresponden : Moes

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here