Perjuangkan Dunia Pendidikan, Fraksi PDI Perjuangan Usulkan Kuota Gratis Bagi Pelajar

1
Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab. Temanggung, Titik Winarti

Kabupaten Temanggung – Bertempat di Gedung DPRD Kabupaten Temanggung, Fraksi PDI-Perjuangan yang duduk di lembaga legislatif secara eksplisit menyuarakan hak pendidikan berupa konsesi kuota kepada para pelajar di sidang paripurna DPRD.

Pandemi Covid-19 pada kenyataannya telah melumpuhkan berbagai sektor dan sendi kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Pelajar yang seharusnya mendapatkan perhatian secara intensif dari pihak sekolah harus berdamai terhadap realitas yang ada, yaitu dengan mengikuti proses pembelajaran via daring sebagai solusi alternatif besutan pemerintah.

Bukan tanpa kendala, praktik pembelajaran daring ini ternyata masih menjadi problematika yang harus segera didapatkan problem solving-nya. Selain karena kendala jaringan di beberapa wilayah, pemakain kuota juga menjadi lebih banyak padahal roda perekonomian sedang tersendat. Tentu hal ini harus segera disikapi dengan bijaksana oleh seluruh stakeholders supaya hak pendidikan bagi pelajar dapat terakomodasi dengan baik.

Rapat Paripurna DPRD Kab. Temanggung

Titik Winarti sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan menuturkan, “pendidikan adalah hak bagi warga negara yang dijamin oleh konstitusi. Selain itu, pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang akan memegang estate kepemimpinan negeri. Oleh sebab itu memberikan konsesi berupa kuota gratis kepada pelajar menjadi sebuah urgensi bagi pemerintah, mengingat pendidikan merupakan aspek penting dalam membentuk karakter, kemampuan, dan keahlian para pelajar,” jelasnya, Senin (8/3/2021).

Titik juga berharap kuota gratis ini nantinya tersebar merata ke seluruh pelajar, khususnya yang berada di bawah naungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Temanggung.

Sebagai partainya wong cilik, PDI Perjuangan berkomitmen untuk senantiasa memperjuangkan aspirasi dan cita-cita rakyat, inilah yang kemudian disebut sebagai tugas ideologis Partai. Bagi partai berlambang banteng moncong putih ini, eksistensi rakyat merupakan hulu sekaligus muara perjuangan. Oleh karenanya, menyuarakan keluh kesah rakyat untuk segera ditindaklanjuti oleh pemerintah adalah salah satu bagian mengaktualisasikan tugas ideologis Partai tersebut.

Baca Juga :   Menghormati Leluhur, Grobogan Tetap Gelar Boyong Grobog dengan Sederhana

Koresponden: Enggar

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here