Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Bung Karno
Ajaran Bung KarnoBerita TerkiniFeatured

Nasionalisme Bung Karno Bertumpu pada Kesetaraan

By Enggar Adi Wibowo
4 August 2024 2 Min Read
Comments Off on Nasionalisme Bung Karno Bertumpu pada Kesetaraan

Kota Semarang – Sang Proklamator, Bung Karno dikenal sebagai salah satu Founding Father Bangsa Indonesia yang memiliki haluan politik nasionalis. Hal itu tidak terlepas dari sepak terjangnya ketika berjuang, bahkan sebelum ia diangkat sebagai seorang presiden.

Pada usia remaja, Bung Karno belajar tentang kehidupan bangsa dan negara dari HOS Tjokroaminoto. Di lingkungan belajar Ketua Sarekat Islam (SI), kemudian Bung Karno bertemu dengan berbagai orang, di antaranya Kartosoewirjo yang berhaluan Islamisme dan Semaoen yang memiliki pandangan komunis.

Sama-sama memiliki kepentingan untuk menghalau keserakahan kapitalisme dan imperialisme, Bung Karno kemudian meyakini bahwa nasionalisme menjadi jalan tengah yang inklusif. Baginya, nasionalisme mampu untuk merangkul perbedaan primordial, stratifikasi sosial, dan diferensiasi sosial yang ada di Indonesia.

Nasionalisme dalam pandangan yang dianut Bung Karno bukanlah nasionalisme yang menempatkan sebuah negara lebih tinggi daripada negara yang lain. Ia menegaskan bahwa nasionalisme yang ideal justru mengajak negara-negara lain berada dalam satu strata yang sama dan saling bergotong royong untuk mewujudkan ketertiban dunua.

“Nasionalisme kita bukanlah nasionalisme yang sempit; ia bukanlah nasionalisme yang timbul daripada kesombongan belaka; ia adalah nasionalisme bangsa yang lebar, nasionalisme yang timbul daripada pengetahuan atas susunan dunia dan Riwayat; ia bukanlah ‘jingo-nationalism’ atau ’chauvanism’, dan bukanlah suatu copie atau tiruan daripada nasionalisme barat,” ujar Bung Karno pada tulisannya di tahun 1928.

“Nasionalisme kita adalah suatu nasionalisme, yang menerima rasa-hidupnya itu sebagai suatu bakti. Nasionalisme kita adalah nasionalisme yang ada di dalam kelebaran dan keluasannya memberi tempat cinta pada lain-lain bangsa, sebagai lebar dan luasnya udara, yang memberi tempat segenap sesuatu yang perlu untuk hidupnya segala yang hidup,” tandasnya.

Tim Editor

Tags:

Bung KarnoFungsi EdukasiIdeologiIslamismeJawa TengahKapitalismeKomunismeMenuju Partai sehatNasionalismePDI Perjuangan
Author

Enggar Adi Wibowo

Follow Me
Other Articles
Bung Karno
Previous

Bung Karno Aktualisasikan Konsep ‘Berdikari’ Secara Konkret

Next

Melalui GARPU PERAK, Pemkot Semarang Libatkan Pria Cegah Kekerasan Perempuan & Anak

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.