Melihat Lebih Dekat Produksi Emping Melinjo Milik Kader Banteng Batang

1
Purwanti bersama karyawan tengah memproduksi Emping Melinjo

Kabupaten Batang – Emping melinjo yang memiliki cita rasa perpaduan antara pahit dan gurih bagi masyarakat Indonesia tak asing lagi. Tak jarang, emping melinjo sering dijadikan cemilan hingga pelengkap makanan layaknya kerupuk. Terlepas dari itu, nyatanya melinjo memiliki khasiat yang kaya akan antioksidan yang dapat memperkuat ketahanan tubuh dari radikal bebas. 

Dalam produksinya pun tak sulit. Pada kesempatan ini, Koresponden Derap Juang Batang berkesempatan melihat secara langsung produksi emping melinjo milik salah satu pengurus PAC PDI Perjuangan Bawang, Purwanti. Saat memasuki rumah produksi, diperlihatkan bagaimana merubah dari biji kemudian menjadi emping.

Untuk proses pembuatan emping terbilang cukup panjang. Pertama, biji melinjo disangrai kemudian dikupas kulitnya baru digeprek. Kemudian, biji melinjo yang sudah pipih membentuk lingkaran dijemur hingga kering. Proses berikutnya adalah pemberian rasa tambahan untuk emping.

Dalam kesehariannya, perempuan yang kerap disapa Mbak Pur dibantu dengan seorang karyawan dan berhasil memproduksi emping melinjo buatannya hingga mencapai 15-20 kg. Untuk pemasaran, ia tak membandrol cukup tinggi. Menurutnya yang terpenting hasil usahanya berkah dan dapat menyediakan lowongan pekerjaan.

Mbak Pur mengungkapkan, bahwa emping melinjo yang merupakan jajanan khas Batang sangat digemari berbagai kalangan dan bahkan tidak hanya masyarakat Batang saja, emping melinjo juga sudah terkenal diberbagai wilayah bahkan sampai ke negara tetangga seperti Malaysia.

“Kita mengambil peluang bisnis emping melinjo dikarenakan jajanan tersebut memang menjadi salah satu jajanan khas Batang yang sebagian besar orang menyukainya. Disamping sebagai langkah untuk kemandirian ekonomi, juga bisa membuka kesempatan peluang kerja untuk tetangga sekitar rumah,” ungkapnya, Rabu (6/10/2021).

Salah satu karyawan yang membantu Mbak Pur ialah Musripah. Ia merasa senang dapat membantu Purwanti dalam memproduksi emping melinjo. Ini karena dapat membantu perekonomian keluarganya. “Alhamdulillah bisa terbantu mendapatkan pekerjaan berkat Mbak Pur mengajak saya untuk membantu memproduksi emping. Semoga semakin sukses,” katanya.

Baca Juga :   Memaksimalkan Tupoksi Kedewanan, Kusnendro Tinjau Pavingisasi

Koresponden: Boby Adiargo

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here