Lepas 244 PNS Pensiun, Bupati Tiwi Ajak Tetap Berkontribusi untuk Kemajuan Purbalingga

0

Kabupaten Purbalingga – Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi, yang akrab disapa Tiwi, menghadiri pelepasan 244 PNS Pemkab Purbalingga purna tugas Januari-Juni 2022, di Pendopo Dipokusumo. Pada sambutannya, Bupati Tiwi berpesan agar, para PNS purna tugas ini tetap memberi sumbangsih terhadap kemajuan Kab. Purbalingga, Kamis (11/8/2022).

Bupati Tiwi meyakini, biasanya seorang ASN, maupun mantan ASN sekalipun, di tengah masyarakat adalah tokoh dan teladan. Maka dari itu, meskipun sudah tidak lagi mengabdi untuk Pemerintah, namun masih bisa mengabdi untuk masyarakat.

Bupati Tiwi, yang juga Wakil Ketua Bidang Ekonomi DPC PDI Perjuangan Purbalingga menegaskan, Pemerintahannya di Purbalingga juga tidak anti kritik terhadap masukan yang membangun. Pihaknya meyakini, para purna tugas PNS sebagai mantan birokrat masih memiliki ide dan gagasan bagus yang bisa disampaikan.

“Kami siap menerima ide dan gagasan dari panjenangan semua, karena memang kondisi yang tidak mudah ini rasa-rasanya perlu pemikiran dari panjenengan-panjenengan. Meskipun semuanya terbatas, fiskal terbatas, SDM terbatas, APBD terbatas, namun kita tetap mampu untuk mewujudkan visi misi Kab. Purbalingga,” tuturnya.

Bupati Tiwi juga berpesan, agar PNS yang pensiun ini menikmati waktu purna tugas bersama-sama keluarga. Sebab, saat aktif menjadi PNS, mungkin hanya punya sedikit waktu untuk keluarga.

Sementara itu, Sekda Purbalingga, yang juga Ketua Dewan Pengurus Korpri Kab. Purbalingga, Herni Sulasti, S.H., M.H., CFrA mengungkapkan, pelepasan ini dibarengkan dengan penyerahan uang tali asih Korpri. Tali asih yang diberikan sesuai aturan berkisar Rp. 700.000-Rp. 2.500.000, dengan kriteria adalah masa kerja. Jadi, berjenjang, ada yang 0-4 tahun dan yang tertinggi adalah masa kerja 33-36 tahu.

“Dana tali asih tersebut bersumber pada iuran Korpri. Total dana tali asih yang diberikan kali ini sebesar Rp. 384.700.000. Diberikan kepada 244 PNS Pemkab Purbalingga yang pensiun, dengan rincian, 236 orang sudah Batas Usia Pensiun (BUP), 4 orang meninggal sebelum BUP, serta 4 orang pensiun atas permintaan sendiri,” tutupnya.

Baca Juga :   Junaedi Apresiasi Langkah P-Three dalam Mendukung Program Pemerintah Pemalang

Koresponden : B Agung P

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here