Korps KJ Temanggung Gelar Buka Puasa dan Kartinian di Bulan Suci

0
Foto: Giat Buka Puasa dan Kartinian oleh Korps KJ Temanggung

Kabupaten Temanggung – Dalam rangka meningkatkan religiusitas dalam diri seorang pemuda, Korps Komunitas Juang Kab. Temanggung menyelenggarakan pengajian dan buka bersama santriwan Pondok Pesantren Kyai Pikat. Giat ini dilakukan oleh teman-teman Korps Komunitas Juang Kab. Temanggung untuk memperingati Hari Kartini yang menjadi pelopor emansipasi di Indonesia, Rabu (21/4/2021).

Bulan Ramadhan merupakan momentum penting bagi umat Islam. Oleh karenanya kegiatan buka bersama ini dilakukan sebagai upaya berbagi kebahagiaan. Di sisi lain, hal ini juga akan berimplikasi terhadap peningkatan tali silaturahim antara Korps dengan pihak eksternal.

Foto: Giat Buka Puasa dan Kartinian oleh Korps KJ Temanggung

Diharapkan, untuk kedepannya kedua belah pihak ini mampu bersinergi dalam rangka Melu Memayu Hayuning Bawono sebagaimana visi dari Korps Komunitas Juang. Pengajian yang dilakukan di Pondok Pesantren yang beralamat di Pikatan, Temanggung ini tentu juga akan berimplikasi terhadap peningkatan ilmu dan pengetahuan seorang Calon Kader Juang (CKJ), utamanya dari sisi religi.

Sebagai wadah yang mengakomodasi pemuda dan membingkainya dengan ideologi Pancasila, tausiah yang disampaikan ini nantinya juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman CKJ terhadap sila Ketuhanan Yang Maha Esa.

Foto: Giat Buka Puasa dan Kartinian oleh Korps KJ Temanggung

Dalam tausyiahnya, Kyai Mujazin yang menjadi pengasuh Pondok Pesantren ini mengapresiasi terhadap eksistensi Komunitas Juang, “Negara ini membutuhkan seorang pemuda yang cinta akan tanah airnya sebagaimana sebuah hadist yang berbunyi Khubbul Wathoni Minal Iman. Ini bisa direalisasikan oleh generasi penerus bangsa, termasuk sosok perempuan sebagai upaya meneladani nilai emansipasi yang dicetuskan oleh Raden Ajeng Kartini”, tutur Kyai Mujazin.

Sebagai kader ideologis yang ditanamkan ide Soekarnois, Komunitas Juang ini mempunyai sebuah tugas ideologis berupa pengabdian kepada masyarakat. Oleh karena itu dibutuhkan sebuah langkah konkret untuk mengaktualisasikannya, salah satunya dengan berbagi kebahagiaan serta meningkatkan tali silaturahim di Bulan Suci Ramadhan. Berbagi pengetahuan religiusitas ini juga merefleksikan terhadap visi Korps, utamanya terkait Bawono Langgeng.

Baca Juga :   Arif Nugroho: Bapak Taufiq Kiemas Adalah Panutan, Guru Besar dan Suri Tauladan

Fitroh Ambar yang menjadi Ketua acara pada kegiatan ini juga menuturkan tentang pentingnya menjalin tali silaturahim dalam rangka Melu Memayu Hayuning Bawono.

“Kita mempunyai spirit gotong royong dalam merealisasikan program, artinya harus terdapat persatuan yang terjalin. Begitu juga ketika akan mengaktualisasikan visi dan misi Komunitas Juang, kita memerlukan sebuah sinergitas dari berbagai pihak, termasuk dari Pondok Pesantren”, pungkasnya.

Koresponden: Enggar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here