Hadapi Pandemi Covid-19, Slamet Tekankan Pentingnya Khauf dan Roja’

0
Foto: Ketua DPRD Kab. Demak, Fahrudin Bisri Slamet

Kabupaten Demak – Ketua DPRD Kab. Demak, Fahrudin Bisri Slamet menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Halal Bihalal pasca Lebaran, serta menghadapi Syawalan Tahun 1442 H. Kegiatan yang digelar secara virtual tersebut, diselenggarakan di Gedung Gradhika Bina Praja Kab. Demak, Rabu, (19/5/2021).

Slamet mengungkapkan, dalam menghadapi Covid-19 ini, maka harus menjalankan 2 hal, yaitu, Khauf (rasa takut) dan Roja’ (harapan). Hal tersebut dapat digambarkan, seperti menaiki sebuah kendaraan, yaitu dengan Rem (Khauf) dan Gas (Roja’).

Foto: Rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Halal Bihalal pasca Lebaran, serta menghadapi Syawalan Tahun 1442 H

“Kita harus bermukhasabah, atau memperbaiki diri, serta membuka pintu maaf atas segala kesalahan dan kekhilafan yang dilakukan oleh diri dan juga orang lain. Wabah Covid-19 ini merupakan ujian pengaplikasian khauf dan roja’. Menempatkan khauf pada tempatnya, tidak membabi buta dengan kepanikan dan ketakutan yang berlebih, serta diiringi dengan kewaspadaan yang maksimal,” ungkap Slamet.

Sebab, menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Demak itu pada hakekatnya, Allah SWT sudah memberikan pengetahuan tentang pentingnya iman kepada Qodho dan Qodar, atau takdir hidup dan mati manusia.

Slamet menambahkan, bahwa kesimpulan pada rapat ini adalah, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan jangan sampai ada kelalaian terhadap penanganan Covid-19. Selain itu, program vaksinasi harus dimaksimalkan, sehingga pada akhir Tahun 2021, vaksinasi bisa mencapai target secara keseluruhan di Kab. Demak.

“Perlu digalakkan kembali program Gerakan Masyarakat Sehat (Germas). Mengingat, rata-rata pasien Covid-19 memiliki penyakit penyerta atau Komorbit. Sehingga Germas tersebut diharapkan bisa ikut mencegah, maupun mengurangi penularan Covid-19,” sambungnya.

Politisi PDI Perjuangan itu juga mengutip sedikit pesan dari Bung Karno, yakni “Karmane Vadni Adikaraste Ma Paleshu Kada Chana”, yang artinya kerjakan tugasmu se-ikhlas-ikhlasnya tanpa menimbang apa yang akan kau dapatkan, karena kalau tidak kamu pasti anak cucumu yang akan mendapatkan.

Baca Juga :   Komunitas Juang Purworejo Bagi Takjil

Koresponden : Hana – Rahmad

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here