Etik Suryani Berbagi Sembako Untuk Warga Kurang Mampu Hingga THL

0
Foto: Bupati Kab. Sukoharjo Membagikan Paket Sembako Untuk Warga Kurang Mampu Hingga THL

Kabupaten Sukoharjo – Pemkab Sukoharjo kembali membagikan 3.000 paket sembako untuk warga kurang mampu dan juga Tenaga Harian Lepas (THL) menjelang Lebaran. Pembagian diawali di Rumah Dinas oleh Bupati Kab. Sukoharho, Hj. Etik Suryani dengan dihadiri pejabat Forkopimda, Wakil Bupati Drs. Agus Santosa, dan juga Kepala OPD, Jumat (7/5/2021).

Etik Suryani menyampaikan, jumlah paket sembako yang dibagikan sebanyak 3.000 paket sembako. Paket sembako tersebut dibagikan untuk warga kurang mampu dan juga THL di lingkungan Pemkab Sukoharjo. “Pembagian sembako menjelang Lebaran rutin kami lakukan. Selain di rumah dinas, pembagian sembako juga menyebar di 12 kecamatan,” terangnya.

Untuk warga penerima sendiri, sebelumnya sudah diberi kupon untuk mengambil sembako tersebut. Data warga kurang mampu yang mendapat paket sembako itu merupakan data yang diperoleh dari RT yang diajukan ke Bagian Kesejahteraan Rakyat.

Etik Suryani mengakui, paket sembako tersebut belum bisa mencukupi kebutuhan warga, khususnya saat Lebaran. Namun, sembako tersebut diharapkan bisa meringankan beban warga kurang mampu. “Saya minta jangan dilihat bentuk dan nilainya. Yang jelas paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian Pemkab pada masyarakat kurang mampu menjelang Lebaran,” katanya.

Paket sembako tersebut berisi enam item barang, masing-masing beras, mi instan, minyak goreng, gula pasir, teh celup, dan sirup. Tiap paket sembako tersebut bernilai sekitar Rp 106.472. Sehingga, karena jumlah paketnya sebanyak 3.000 paket, dana yang dibutuhkan untuk pengadaan paket sembako tersebut mencapai Rp 320,239 juta.

“Warga kurang mampu penerima sembako dari 12 kecamatan. Sebelumnya kupon sudah dibagikan oleh kecamatan masing-masing. Selain warga kurang mampu, ada juga penyandang disabilitas, hingga THL,” pungkas Etik Suryani.

Koresponden: Sony dan Sangwang

Baca Juga :   Danang: Sebuah Kesempatan Mengembangkan Sastra di Era Digitalisasi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here