DPRD Magelang Dorong Pemkab Merwujudkan Kemandirian Daerah

0
Foto: DPRD Kabupaten Magelang Menggelar Rapat Paripurna

Kabupaten Magelang – Jajaran Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Magelang menyoroti penggunaan APBD Perubahan 2022 untuk mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada perekonomian masyarakat.

Hal itu tertuang dalam pandangan umum DPRD terhadap Rancangan APBD Perubahan 2022 yang disampaikan dalam rapat paripurna, Senin (26/9/2022).

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magelang menyebutkan dengan adanya kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang semula Rp. 367 milyar menjadi Rp. 402 milyar, maka Pemkab Magelang harus berusaha keras untuk meningkatkan pelayanan publik dan kemandirian daerah.

“Pemkab perlu kembali mengoptimalkan penggalian potensi PAD sebagai sumber pendapatan daerah, mengambil langkah strategis dengan melakukan terobosan yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan pelayanan publik dan kemandirian daerah,” tutur Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Magelang, Grengseng Pamuji.

Sementara itu, Bupati Magelang, Zaenal Arifin menegaskan akan mengambil kebijakan dan langkah strategis dalam rangka menanggulangi peningkatan angka kemiskinan yang disebabkan oleh kenaikan harga BBM tersebut nantinya. Ia mengharapkan ke depan terjalin sinergi antara pemkab sebagai pemegang kewenangan eksekutif serta DPRD yang mempunyai kewenangan di bidang legislative.

Koresponden : Ari Kurniawan

Baca Juga :   Canangkan Go Green, Etik Suryani Pimpin Tanam 6000 Pohon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here