DPC PDI Perjuangan Grobogan Ikuti Rapat Koordinasi Bidang Kesehatan, Perempuan, dan Anak

0
141

Kabupaten Grobogan – DPC PDI Perjuangan Grobogan mengikuti kegiatan rapat koordinasi bidang kesehatan, perempuan dan anak yang diselenggarakan oleh DPP PDI Perjuangan. Koordinasi tersebut diikuti oleh seluruh DPD PDI Perjuangan se-Indonesia serta DPC PDI Perjuangan se-Indonesia, Jum’at (10/7/2020).

Kegiatan koordinasi dibuka oleh Laporan Ketua Bidang Kesehatan, Perempuan dan Anak DPP PDI Perjuangan Dra. Sri Rahayu. Kegiatan koordinasi sekaligus diskusi tersebut mengusung 3 tema. Adapun tema pertama adalah “Membangun Sinergi Dalam Rangka Membentuk Jaringan Pelayanan Terpadu serta Penghapusan Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Daerah”, dengan disampaikan oleh Ibu Bintang selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Anak.

Kemudian dilanjut dengan tema kedua “Peran Kader Dalam Masyarakat di Masa Pandemi Covid-19”, disampaikan oleh Diah Pitaloka Anggota DPR RI Komisi VIII. Setelah itu diakhiri melalui tema ketiga “Potensi Ledakan Penduduk Pasca Covid-19” dengan disampaikan oleh Dr. Hasto Wardoyo kepala BKKBN.

Kegiatan tersebut digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Grobogan dan diikuti oleh Wakabid Perempuan dan Perlindungan Anak, Siti Mahmudah, Wakil Sekretaris, serta jajaran Pengurus DPC PDI Perjuangan Grobogan.

“Pergerakan organisasi Partai harus berjalan meskipun Pandemi Covid-19 belum usai. Gerakan ini dapat dimaksimalkan melalui peran teknologi yang masif, salah satunya menggunakan zoom sebagai sarana bertatap muka secara daring,” ujar Siti Mahmudah.

Koordinasi dan Diskusi dilaksanakan secara Virtual berdasarkan Intruksi DPP PDI Perjungan dengan tetap memperhatikan Protokol Kesehatan. Mengingat, saat ini masih berada di tengah Pandemi Covid-19.

“Saya bersama Ketua DPC PDI Perjuangan Grobogan menginstruksikan kepada Ranting dan PAC PDI Perjuangan Kab. Grobogan bahwa pentingnya menjaga keutuhan keluarga dengan menghindari kekerasan dalam rumah tangga. Karena negara dapat maju dan berkembang itu dimulai dari hal yang terkecil, yaitu keutuhan dan keharmonisan keluarga,” tambah Siti Mahmudah.

Baca Juga :   Solidaritas Korps Komunitas Juang Kabupaten Tegal di Bulan Bung Karno

Koresponden : Nanang Ardhyansa