Dolfie OFP di Demak : Mempertebal Basis di Pesisir

2
Foto : Dolfie OFP (mengepalkan tangan) memberikan arahan kepada seluruh kader di DPC PDI Perjuangan Kab. Demak (01/03)

DEMAK – Di bawah langit pesisir utara yang lembap, riuh politik di Kabupaten Demak mulai berdenyut. Sebagai wilayah dengan karakter kultural yang heterogen, pertautan antara kaum santri, petani, nelayan, dan kaum urban Demak selama ini menjadi ladang persemaian suara yang krusial bagi PDI Perjuangan. Namun, di tengah keberagaman itu, loyalitas konstituen tak bisa dibiarkan tumbuh liar tanpa arah.

Menyadari tantangan tersebut, DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menggelar roadshow konsolidasi ke markas DPC PDI Perjuangan Demak pada Minggu, 1 Maret 2026. Kunjungan ini bukan sekadar seremoni basa-basi atau perkenalan wajah-wajah baru di struktur DPD. Lebih dari itu, ia adalah upaya melakukan boundinh pengikatan batin antara pimpinan wilayah dengan akar rumput.

Ruh Organisasi dan “5 Mantap”
Dolfie OFP selaku Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah Dalam arahannya, ditekankan bahwa soliditas organisasi adalah ruh yang menghidupkan mesin partai. Tanpa kekompakan, mesin politik hanya akan menjadi tumpukan besi tua yang dingin. Kunjungan ini membawa misi besar: memastikan doktrin “5 Mantap”—Ideologi, Organisasi, Kader, Program, dan Sumber Daya terimplementasi secara konkret di lapangan, bukan sekadar jargon di atas kertas, jelasnya.

“Konsolidasi ini melampaui seremoni. Kami ingin memastikan setiap elemen partai bergerak dalam satu irama yang sama,” kembali menegaskan.

Secara historis, Demak memiliki ikatan emosional yang kuat. Keberhasilan mempertahankan kursi bupati selama dua periode menjadi bukti sahih bahwa mesin partai di “Kota Wali” ini memiliki daya tahan tinggi. Sejarah kultural inilah yang kini hendak dipompa kembali untuk menghadapi kontestasi mendatang.

Foto : Slamet, Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Demak memberikan laporan kepada ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah

Target 2029: Melampaui 12 Kursi
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak, Sri Fahrudin Bisri Slamet, tampak optimistis saat memaparkan capaian elektoralnya. Pada Pileg 2024 lalu, partai sukses mengamankan 12 kursi di DPRD Kab.Demak. Namun, bagi Slamet, angka itu belum menjadi titik jenuh. Ia menargetkan penambahan kursi yang signifikan pada Pemilu 2029.

Strateginya? Menjemput bola. Slamet menyadari tantangan ke depan kian kompleks, terutama dalam merangkul tokoh agama, tokoh desa, serta ceruk pemilih muda dari kalangan Generasi Z dan milenial.
“Program kerja ke depan akan bertumpu pada rekrutmen tokoh masyarakat. Kami ingin memperkuat struktur, badan, hingga sayap partai agar lebih inklusif bagi anak muda,” ujar Slamet.

Acara yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh sejumlah struktural partai. Tampak hadir Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, H. Sumanto, S.H., bersama anggota Fraksi DPR RI, Gilang Dhielafararez dan Musthofa.

Hadir pula barisan fungsionaris partai seperti Joko Sutopo, Abang Baginda, Denny Nurcahyono, Masan, Dasum, Esti’anah, hingga Eko Susilo. Pertemuan ini juga dihadiri oleh pengurus DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak serta anggota Fraksi DPRD Provinsi Jawa Tengah, menandakan adanya koordinasi lintas wilayah yang kian solid di pesisir utara.

Foto : Dolfie OFP bersama Struktural DPD Jawa Tengah mengunjungi DPC PDI Perjuangan Kab. Demak (01/03)

2 COMMENTS

Leave a Reply to Chris1567 Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here