Target Kursi DPRD Naik di Wonosobo, Dolfie: Perkuat ‘5 Mantap Partai’ & Buka Ruang untuk Anak Muda

2
Dolfie OFP
Foto: Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Dolfie OFP Memberikan Arahan dalam Agenda Konsolidasi Partai di Kabupaten Wonosobo (04/03/2026)

Kabupaten Wonosobo – Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Dolfie OFP mengingatkan kader ‘banteng’ Wonosobo terkait pentingnya mengimplementasikan ‘5 Mantap Partai’ yang terdiri dari; Mantap ideologi, organisasi, kader, program, dan sumber daya.

Ia menegaskan, setiap kader harus paham ideologi partai; untuk apa bergabung dalam partai, bagaimana berposes di dalam partai, dan untuk siapa kinerja politik itu dipersembahkan.

“Kemudian kader dan organisasi. Kader tanpa organisasi itu akan sporadis, tidak ada komando. Kalau organisasi tanpa kader, tidak bisa jalan,” tuturnya, Rabu (04/03/2026).

Dolfie juga mengingatkan bahwa ke depan Gen Z dan Gen Alpha akan menjadi segmen pemilih terbesar. PDI Perjuangan harus mengambil sikap terhadap fakta tersebut.

“Anak muda harus direkrut kemudian diberi pembinaan, sehingga anak-anak muda ikut menjadi bagian dari PDI Perjuangan,” terangnya.

Soliditas Partai Naikkan Kursi

Sementara itu, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Wonosobo, Afif Nurhidayat mengatakan bahwa saat ini kekuatan partai semakin solid. Jumlah kursi hasil Pileg 2024 naik 2 menjadi 13 kursi dibanding periode sebelumnya.

Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Wonosobo, Afif Nurhidayat Melaporkan Kondisi Aktual Partai kepada DPD PDI Perjuangan Jateng (04/03/2026)

“Saat ini, Kedu Raya, termasuk Wonosobo punya prestasi luar biasa. Pilkada di Kedu Raya semua menang. Kemudian kursi di Wonosobo naik. Struktur Partai semua bergerak atas komando dari partai,” paparnya.

Target Partai di Pemilu 2029

Afif Nurhidayat menargetkan Pemilu 2029 nanti jumlah kursi PDI Perjuangan di DPRD Wonosobo naik signifikan, lantaran Wonosobo memiliki eksekutif dan pemenang legislatif.

“Meraih itu tidak gampang, begitu juga merawatnya. Tapi, kita punya modal berupa soliditas struktural partai,” tuturnya.

Mengintip Program Kepartaian

Saat ini, jajaran eksekutif dan legislatif PDI Perjuangan di Wonosobo berkolaborasi untuk menghadirkan program kerakyatan.

Foto: Kader Struktur PDI Perjuangan Kabupaten Wonosobo Mengikuti Kegiatan Konsolidasi Partai (26/03/2026)

Diterangkan oleh Afif Nurhidayat, program nyata seperti kesehatan dan pendidikan tentu bakal memberikan efek elektoral.

“Ketika ada manfaat dari program, kemudian kita juga sama-sama menjaga citra, ini artinya kita juga mewangikan partai,” jelasnya.

Selain itu, PDI Perjuangan juga mendampingi lebih dari lima ratus kelompok kesenian. Bersama dengan Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jateng, Muhammad Isnaeni, kelompok kesenian itu terintegrasi dalam satu kesatuan Bernama ‘Barisan HOK-YA’.

Tim Editor

2 COMMENTS

  1. Looking back now, it feels surreal yet this is exactly where life took
    me. A few months ago, I got totally consumed in online games – CS:
    GO. I wanted to climb ranks fast, and I didn’t want to rely on skill alone.

    Late one night, I stumbled across a forum thread talking about “boosting tools”.
    At first it was harmless reading, but the more screenshots I saw, the more
    it felt like a hidden shortcut.

    People were bragging showing how they climbed
    from low ranks to high ones in days. It looked like magic.
    And of course, it was too good to be true.

    To be honest, I actually got close to buying something.
    One seller even messaged me privately. That’s when the real consequences showed up.

    I found threads from players who lost thousands of hours of
    progress. Some even wrote how their PCs got infected.

    That was my wake-up call.

    Instead of cheating, I deleted the messages and
    focused on improving the legitimate way.

    Now, when I see people chasing cheats, I just think:
    it’s never worth it. Hopefully this story saves someone else time.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here