
Banyumas, 5 Maret 2026 — Kalau ada daerah yang punya stok “loyalitas tanpa batas” paling melimpah, Banyumas adalah salah satu suplainya. Di sini, PDI Perjuangan bukan sekadar partai, tapi sudah jadi semacam “iman politik” yang menyatu dengan kultur ksatria lokal. Istilah “Kandang Banteng” di sini bukan cuma gimik musiman jelang coblosan, tapi harga diri yang dirawat lewat sejarah panjang.
Safari DPD: Bukan Sekadar “Say Hello”, Tapi Konsolidasi Hati
Pengurus DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah belakangan ini lagi rajin-rajinnya roadshow. Turun ke DPC-DPC bukan buat pamer seragam baru, tapi buat memanaskan mesin yang mungkin agak berdebu pasca-2024. Ini soal bonding—mendekatkan struktural anyar DPD dengan para “panglima lapangan” di daerah.
Ketua DPD Jateng, Dolfie OFP, datang dengan pesan yang cukup “ngeri”: Soliditas adalah ruh. Baginya, organisasi tanpa kesatuan gerak itu cuma sekumpulan orang pakai baju merah yang bingung mau ke mana. Dolfie nggak mau cuma seremoni potong tumpeng; dia membawa misi “5 Mantap” (Ideologi, Organisasi, Kader, Program, dan Sumber Daya). Intinya: Jangan cuma jago teori di grup WhatsApp, tapi harus konkret di aspal jalanan.
Meski Pemilu 2024 kemarin jumlah kursi belum nambah, Dolfie tetap kasih applause. Suara partai naik, itu modal besar. Apalagi dengan status Ketua DPC yang juga menjabat Bupati Banyumas, Dolfie pasang target tinggi: 2029 kursi harus “meledak”.

Strategi Sadewo: Menjerat Hati Gen Z Lewat Jalur Anggaran
Di sisi lain, Sadewo Tri Lastiono selaku komandan banteng Banyumas, tampak sangat kalkulatif. Capaian 17 kursi di Pileg 2024 itu oke, tapi 2029 tantangannya beda lagi. Lawannya bukan cuma partai sebelah, tapi “algoritma”.
Sadewo paham betul kalau lebih dari 50% pemilih di 2029 adalah anak muda yang mungkin nggak kenal sejarah ksatria tadi. Maka, Gen Z dan Milenial jadi incaran utama. Strateginya? Bukan cuma kasih janji manis, tapi lewat optimalisasi anggaran yang presisi, mumpung dia pegang kendali di eksekutif sebagai Bupati. Logikanya sederhana: Kalau kebijakan Bupati dirasakan langsung sama anak muda, suara banteng bakal aman di kotak suara.
Daftar Hadir: Barisan Para “Panglima”
Acara yang suasananya lebih mirip reuni keluarga besar (tapi versi serius) ini dihadiri oleh nama-nama paten:
- H. Sumanto, S.H. (Sekretaris DPD) – Sang penjaga ritme organisasi.
- Kaisar Kiasa Kasih Said Putra (Bendahara DPD) – Sosok di balik logistik yang mumpuni.
- Serta deretan fungsionaris macam Joko Sutopo (Mas Jekek), Abang Baginda, Bambang Baharudin, Juli Krisdianto, Taufiq, hingga Eko Susilo.
Hadirnya anggota Fraksi DPRD Provinsi dan Kabupaten juga jadi sinyal kuat: Banteng Banyumas lagi ngerapiin barisan. Mereka tahu, 2029 masih jauh, tapi kalau mesin nggak dipanasin dari sekarang, bisa-bisa kalah start sama yang cuma modal joget di TikTok.













This content is really helpful, especially for beginners like me.