Diterjunkan ke Tirtonadi, Peserta Diklat PAC Ditugaskan Melihat Realita Sosial
Kota Surakarta – Hari kedua Diklat PAC PDI Perjuangan se-Jawa Tengah Angkatan II memasuki tahap giat lapangan berupa Analisis Sosial (ANSOS), salah satunya adalah melihat realita sosial UMKM di wilayah Terminal Tirtonadi, Surakarta, Sabtu (24/10/2026).
Sebelum matahari menyingsing di ufuk timur, para peserta sudah berkumpul di Halaman Depan Asrama Haji Donohudan, Boyolali sebagai lokasi pemberangkatan.
Menggunakan armada bus kecil dan angkutan umum, para peserta kemudian diberangkatkan oleh panitia menuju ke beberapa titik lokasi yang telah ditentukan.
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut atas materi Analisis Sosial yang sudah didapatkan oleh peserta saat malam hari.
Endro Sadewo, salah satu fasilitator kegiatan menyampaikan para peserta sudah dibekali dengan lima pertanyaan dasar yang harus ditanyakan kepada UMKM.
“Lima itu sebagai pertanyaan dasar yang nanti akan ditanyakan dan jawabannya nanti dianalisa, kemudian dipresentasikan. Pengembangan pertanyaan tentu diizinkan,” ujarnya.
ANSOS menjadi upaya yang dilakukan untuk membangun kesadaran bagi kader agar selalu dekat dengan akar rumput terutama wong cilik.
Adapun yang dimaksud wong cilik pada hari ini adalah mereka yang berjuang keras untuk mendapatkan penghidupan, seperti tukang becak, ojek motor, UMKM, dsb.
Dipilihnya lokasi Terminal Tirtonadi tak luput dari kebergaman aktivitas masyarakat di dalamnya. Ada tukang becak yang berjuang keras mencari rezeki, ada UMKM yang berusaha mendapatkan penghasilan, hingga ada tukang ojek konvensional yang hari ini punya kompetitor dari sistem online.
Setelah dekat dengan wong cilik, para kader juga diharapkan mampu untuk mendengar sekaligus menyerap apa yang menjadi harapan mereka.
Ketika untaian harapan itu diartikulasikan secara tepat, tentu partai politik sebagai alat perjuangan bakal berusaha semaksimal mungkin untuk mewjudkan harapan di akar rumput melalui kebijakan strategisnya.
“Senang bisa mengikuti ANSOS, bisa lebih dekat dengan warga. Apalagi ini di luar kota, hal baru dimana kita kader harus bisa beradaptasi,” tandas Jumarno, salah satu peserta yang mengikuti kegiatan Ansos.
Tim Editor