Skip to content
-
DERAP JUANG. Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang Derap Juang Derap Juang

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Close

Search

Ajaran Bung KarnoBerita TerkiniFeatured

Kritik Bung Karno Pada Orang Puasa Tapi Malas Bekerja

By C Ayu YA
24 April 2021 1 Min Read
Comments Off on Kritik Bung Karno Pada Orang Puasa Tapi Malas Bekerja

Kota Semarang – Bung Karno menulis, “Kita mengetahui semua bahwa puasa di bulan Ramadhan itu, asal kita kerjakan dengan cara yang benar, tidak melemahkan kita punya kegiatan bekerja, tidak membuat kita seperti orang yang sakit TBC, tidak memadamkan perekonomian rakyat,” dalam tulisan “Panji Islam” pada tahun 1940 yang berjudul “Apa Sebab Turki Memisah Agama dari Negara?.

Dari tulisan di atas, bagian yang menarik adalah bulan Ramadan bukanlah bulan yang melemahkan perekonomian, bukan bulan anti bekerja, dan bukan pula bulan tanpa aktivitas di siang hari.

Bung Karno hendak menggaris bawahi bahwa orang yang bermalas-malasan di siang hari karena alasan malamnya begadang dan beribadah qiyamul lail, bukanlah orang yang mengerjakan ibadah puasa dengan cara yang benar.

Memang benar bahwa Ramadhan adalah bulan ibadah. Rasul juga telah menjanjikan kepada setiap orang yang berpuasa dan menjaga malamnya (untuk beribadah) mendapatkan sebuah balasan yang pantang diremehkan, yaitu diampuninya dosa-dosa yang telah lalu. Akan tetapi, muslim yang baik seharusnya bisa menjaga dan membagi waktunya. Kapan harus istirahat, mengejar pahala di malam hari, dan beraktivitas di pagi hingga sore harinya.

Kritik Bung Karno tersebut, harusnya bisa kita ambil sebagai catatan dan pelajaran bagi diri kita. Boleh saja mengejar pahala di bulan Ramadhan, bahkan harus, tetapi jangan sampai menjadi alasan bagi kita untuk bermalas-malasan di siang harinya dan melewatkan kewajiban kita sebagai seorang manusia yang seharusnya terus bergerak dan beraktivitas.

Penulis: Safii Mohamad

Tags:

Bung KarnoDerap Juang RamadhanFungsi EdukasiMenuju Partai sehat
Author

C Ayu YA

Follow Me
Other Articles
Previous

Periode Kedua Mas Jekek, Pemkab Wonogiri Sabet 2 Penghargaan dari MENPAN-RB

Next

Korps KJ Temanggung Raih Pencapaian Prestisius Melalui Sepakbola

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang. All rights reserved.