Wujudkan Ketahanan Pangan, Yunianto: Maksimalkan Potensi Lahan & Mulai dari Lingkup Rumah Tangga

1
Yunianto
Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Temanggung sekaligus Ketua DPRD Temanggung, Yunianto berdiskusi dengan Gapoktan di wilayah Kecamatan Kandangan, Temanggung terkait pentingnya aspek ketahanan pangan (13/04/2026)

Kabupaten Temanggung – Soroti pentingnya mewujudkan ketahanan pangan, Ketua DPRD Temanggung, Yunianto mengajak masyarakat untuk memaksimalkan potensi lahan produktif di wilayah berjuluk ‘Kota Tembakau’.

Dituturkan olehnya, beberapa komoditas pertanian saat ini mulai mengalami kenaikan harga di pasar, di antaranya adalah beras, cabai, bawang, hingga beberapa jenis sayuran.

Kondisi tersebut juga diperparah dengan situasi global yang mengalami eskalasi, khususnya konflik di wilayah Timur Tengah.

Pasokan BBM yang tersendat menurut Yunianto beresiko terhadap peningkatan biaya mobilitas, sehingga berimbas pada kenaikan harga yang tidak terprediksi secara tepat.

“Ketahanan pangan jadi solusi strategis. Bumi kita subur, semua yang ditanam bisa tumbuh. Ini menjadi satu potensi yang negara lain belum tentu punya,” ujar Yunianto dalam diskusi bersama Gapoktan di wilayah Kecamatan Kandangan, Senin (13/04/2026).

Tidak harus melalui pertanian dalam skala besar, sosok Ketua DPC PDI Perjuangan Temanggung itu menegaskan setiap warga bisa mewujudkan ketahanan pangan di skala rumah tangga.

“Pekarangan rumah untuk tanam sayuran, ini bisa kita lakukan. Kemudian, lahan-lahan yang tidak tergarap, alangkah lebih baik jika untuk pertanian, karena apa yang ditanam pasti tumbuh. Di ladang bisa ketela, ubi, dan talas,” papar Yunianto.

“Kalau sawah padi, bisa juga sayur. Pasti tumbuh, karena sawah kita rata-rata dekat sumber air, dekat sungai,” lanjutnya.

Ketahanan pangan yang terkelola secara optimal ditegaskan olehnya akan berimplikasi pada pergerakan roda ekonomi di akar rumput.

Pertama, masyarakat tidak perlu mengeluarkan uang untuk membeli bahan makanan, karena mereka secara mandiri bisa membudidayakan.

Kedua, ketika produksi pertanian meningkat, maka harga-harga di pasar bisa segera stabil lantaran pasokannya berlimpah.

Supplay and demand. Kalau pasokannya cukup, harga stabil. Kalau kurang, pasti melonjak. Syukur produksinya berkembang, masyarakat justru bisa langsung menjualnya di pasar. Ada manfaat ekonomi di dalamnya,” ucap Yunianto.

Terkait dengan dukungan untuk mewujudkan ketahanan pangan, Yunianto secara lugas menyatakan akan memperjuangkan konsep tersebut di DPRD Temanggung.

“DPRD punya kewenangan untuk menyusun anggaran. Sektor ketahanan pangan dengan kondisi hari ini tentunya harus mendapatkan porsi yang tepat. Kita alokasi, kita breakdown untuk aspek teknis, sehingga nanti ada program yang tepat. Tentunya sesuai dengan usulan dari masyarakat,” jelasnya.

Terkait program konkret yang sudah dilakukan, Yunianto mencontohkan saat ini beberapa Gapoktan di Kabupaten Temanggung telah mendapatkan sentuhan langsung dari pemerintah.

“Bersama eksekutif dan dinas terkait, beberapa dukungan pupuk sudah ada. Alsintan juga pernah diberikan. Selanjutnya, kita melakukan pendampingan, kita monitoring, dan tentu apa yang jadi evalusi kita carikan solusi,” pungkasnya.

Tim Editor

1 COMMENT

Leave a Reply to Gregory4447 Cancel reply

Please enter your comment!
Please enter your name here