Skip to content
-
DERAP JUANG - Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai
  • https://www.facebook.com/
  • https://twitter.com/
  • https://t.me/
  • https://www.instagram.com/
  • https://youtube.com/

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
  • Home
  • Terkini
  • Derap Utama
  • Bung Karno
  • Galeri
    • Video 33 Detik
    • Kolase
    • Foto Pilihan
  • Olah Raga & Teknologi
    • Olahraga
    • Teknologi Terkini
Subscribe
Close

Search

Berita TerkiniElektoralFeatured

Ternak Magot Kader Komunitas Juang Kabupaten Magelang

By Saekhul Hana
28 October 2020 1 Min Read
Comments Off on Ternak Magot Kader Komunitas Juang Kabupaten Magelang

Kabupaten Magelang – Guna menekan cost atau biaya pakan ternak ayam JoPer (Jowo Super) miliknya, Irfan berinisatif melakukan ternak magot. Irfan adalah kader komunitas juang Kabupaten Magelang yang merintis usaha Magot guna pakan unggas dan ikan.

Beralamat di Kebonrejo 1 RT 04/RW 01, Kebonrejo, Kec. Candimulyo, Kab. Magelang, KJ Irfan sudah  menekuni ternak ini selama 1 tahun. Magot sendiri merupakan larva dari lalat jenis BSF yang digunakan untuk pakan ternak seperti ayam, bebek, ikan, dan lainnya.

Magot digunakan sebagai pakan ternak yang cukup rekomen karena selain harganya yang murah, yakni sekitar Rp. 7.000 – 8.000/kg, Magot juga memiliki kandungan protein dan gizi yang cukup tinggi sehingga mempercepat pertumbuhan dan meningkatkan sistem imunitas hewan ternak.

“Dalam prosesnya yang cukup sederhana, lalat ditetaskan hingga menjadi telur dalam waktu 3 sampai dengan 7 hari. Setelah itu menunggu pembesaran larva lalat hingga 20 hari, dan Magot siap untuk pakan. Untuk 1 kg Magot dewasa, saya biasa menyisihkan 2,5 ons untuk dijadikan indukan (Pupa) dan dalam waktu 1 bulan lalat akan kembali diternakan,” jelas KJ Irfan, Rabu (28/10/2020).

Magot yang diternak oleh KJ Irfan memiliki kualitas yang super, sehingga mendapati banyak permintaan dari pengusaha sekitar. Walaupun demikian, KJ Irfan masih menolak permintaan pasar yang cukup tinggi tersebut.

“Selama ini saya belum jual Magot yang saya ternak walaupun sudah banyak permintaan dari mereka yang menggeluti usaha ternak atau pembesaran lele di daerah sekitar saya, terutama di Kec. Candimulyo. Hal ini karena Magot yang saya ternak untuk kebutuhan pakan ternak JoPer ayam yang saya miliki,” tutup KJ Irfan.

Koresponden – Denisa

Tags:

Fungsi ElektoralKab. MagelangKomunitas JuangMenuju Partai sehatPDI Perjuangan
Author

Saekhul Hana

Follow Me
Other Articles
Previous

Andang Gelar Operasi Masker di 2 Pasar Tradisional Jepara

Next

DPC PDI Perjuangan Banyumas Kuatkan Otot Partai

Membangun Kebanggaan, Solidaritas dan Disiplin Partai

Derap Juang merupakan Media Internal Resmi Partai berbentuk majalah online dan portal berita yang dikelola oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jawa Tengah.

  • Instagram
  • TikTok

Derap Juang

Panti Marhaen (Kantor DPD PDI Perjuangan Provinsi Jawa Tengah)
Jalan Brigjen Katamso No. 24, Kelurahan Karangtempel, Kecamatan Semarang Timur, Kota Semarang, JAWA TENGAH

Email: redaksi@derapjuang.id

Copyright 2026 — Derap Juang Majalah Online Internal PDI Perjuangan Jawa Tengah. All rights reserved.