Pesona Desa Binaan Ala Sri Sumarni

0

Kabupaten Grobogan – Sri Sumarni, mengulas tentang perempuan kelahiran 5 September 1960 yang berasal dari Desa Karangsari, Kec. Brati, Kab. Grobogan ini tentu tidak akan berakhir begitu saja. Setelah memahami tentang Gabertaskin (Gerakan Bersama Pengentasan Kemiskinan) ala Sri Sumarni. Kini saatnya mengupas jurus jitu yang menjadi kekuatan di balik kesuksesan program tersebut.

Kita ketahui, Program Gabertaskin memiliki fokus pembinaan di setiap desa yang digerakkan langsung oleh para OPD dan stakeholder terkait yang tentu dibalut integrasi sistem yang harmonis. Dikutip dari data BPS Kab. Grobogan, terbukti satu digit lagi Kab. Grobogan akan lepas dari Zona Kuning kemiskinan; tepatnya saat ini berada di angka 11.68%.

Sehingga yang menjadi pertanyaan, bagaimana faktor utama yang berhasil membentuk solusi pengentasan semacam itu?

Seperti yang disampaikan oleh Bupati Grobogan, “kunci sukses Program Gabertaskin adalah satu, yakni Desa Binaan. Program Desa Binaan yang saya canangkan merupakan instruksi yang saya berikan langsung kepada OPD dan stakeholder terkait. Setidaknya semua OPD harus seminimalnya memiliki satu Desa Binaan, pokoknya harus,” jelasnya ketika disambangi Koresponden Derap Juang di Pendopo Kab. Grobogan, Rabu (7/4/2021).

Politisi senior PDI Perjuangan itu juga menjelaskan, bahwa mengapa hal tersebut wajib karena tujuannya untuk mendidik tiap desa agar lebih kreatif. Sri Sumarni memiliki impian nyata untuk tiap desa harus dapat membangun sistem integrasi pemasaran pada produk lokalnya. Sehingga hal ini yang akan mempermudah Pemkab dalam membantu terkait pembiayaan dan pengoptimalan BumDes.

Program Bina Desa ini semakin efektif ketika dibalut dengan beberapa ide dan gagasan kreatif dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kab. Grobogan itu. Ide dan gagasan ini diawali dengan adanya peluncuran program dukungan rumah layak pakai, dana aman peningkatan SDM bidang pendidikan, pelatihan kewirausahaan, program berdaya masyarakat, hingga jaminan kesehatan. Tentu manfaat itu semua memiliki siklus berulang, yakni dari desa untuk Grobogan tercinta.

Baca Juga :   Wakil Bupati Kebumen Apresiasi Antusias Masyarakat Ikut Vaksinasi Covid-19

Namun di balik itu semua ternyata terdapat satu keunikan yang menurut Sri Sumarni, hingga saat ini masih menjadi cerita indah dan tak akan terlupakan.

“Seperti ini mas, ketika mengawal Program Bina Desa secara langsung, di luar dugaan ternyata salah satu warga yang saya jumpai adalah sahabat kecil saya sedari duduk di bangku SD, yaitu Mbok Darsih. Tentu saya kaget itu mas, terlebih Mbok Darsih tiba-tiba berbicara tentang rutinitas saya bersama dirinya ketika mencari kayu di hutan waktu masih kecil dulu. Sehingga itu benar-benar seketika saya terharu dan tentu menjadi pelecut semangat saya untuk selalu memberi pengabdian terbaik kepada seluruh masyarakat di Kab. Grobogan,” pungkasnya.

Penulis : Nanang – Oki

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here