Menginisiasi Potensi Lokal Sebagai Aktualisasi Sapta Jiwa

0
Foto: Embung Walitis, Desa Jetis, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung

Kabupaten Temanggung – Minggu (31/1/2021), merupakan hari yang menyibukkan bagi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Jetis, Kec. Selopampang. Pasalnya objek wisata yang ada di wilayah tersebut ramai dikunjungi oleh wisatawan sekaligus teman-teman korps Komunitas Juang Kab. Temanggung.

Pokdarwis yang terdiri dari perkumpulan pemuda setempat cukup memberikan ide-ide kreatif serta inovasi. Melalui ide yang sudah ada tersebut, kemudian ditambah dengan gagasan teman-teman KJ, munculah suatu inisiasi untuk merekonstruksi sebuah bendungan (embung) menjadi objek wisata.

Foto: Embung Walitis, Desa Jetis, Kec. Selopampang, Kab. Temanggung

Adapun lokasi wisata ini kemudian dikenal sebagai Embung Walitis yang telah direkonstruksi dan resmi dibuka di awal tahun 2021. Melalui swadaya masyarakat dengan mekanisme gotong royong, akhirnya objek wisata ini menjadi primadona baru bagi masyarakat di Kab. Temanggung.

Inisiator sekaligus penggerak Pokdarwis Desa Jetis ini diantaranya adalah Ananda Syarifuddin, Radit Aufa Aprilio, Artiyo, Rifka Agustin, dan Tyas Fitria yang merupakan Calon Kader Juang (CKJ) Kab. Temanggung. Mereka berperan aktif dalam mempromosikan serta memberikan pelayanan bagi wisatawan, sehingga eksistensi Wisata Embung Walitis disambut dengan baik oleh masyarakat Kab. Temanggung.

Foto: CKJ Kab. Temanggung Sekaligus Inisiator Pembuatan Embung Walitis

Ananda Syarifuddin menuturkan, “Indonesia adalah negara yang memiliki jutaan keindahan alam, sebagai CKJ tentu kita harus memberikan kontribusi lebih bagi segala sendi kehidupan melalui potensi yang telah tersedia,” tuturnya.

Secara historis, embung ini dahulunya hanyalah sebatas sarana untuk memasok air bagi pertanian masyarakat setempat. Akan tetapi dengan ide-ide futuristik serta dibekali dengan kompetensi yang mumpuni, akhirnya embung ini bisa dirubah tampilannya menjadi semakin cantik dan instagramable.

Pihak pengelola memasang Harga Tiket Masuk (HTM) yang sangat murah, yaitu Rp. 10.000,- termasuk akomodasi parkir dan minuman gratis bagi wisatawan. Adapun hasil penjualan HTM ini digunakan untuk memberdayakan Pokdarwis dan kehidupan masyarakat Desa Jetis, Kec. Selopampang.

Baca Juga :   Mbak Eisti: Kita Akan Terus Salurkan Bantuan secara Bertahap

Koresponden : Enggar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here