Ketersediaan Vaksin di Kabupaten Klaten Kosong, Sri Mulyani Lobi Perusahaan Swasta

0

Kabupaten Klaten – Pencapaian vaksinasi warga dalam program vaksinasi di Kab. Klaten baru menyasar sekitar 13 persen dari target kekebalan kelompok (herd immunity) 1 juta jiwa. Ketua satgas percepatan pengendalian Covid-19 Kab. Klaten, Hj. Sri Mulyani meminta kepada Pemerintah Pusat untuk menjadikan Kab. Klaten sebagai prioritas secepatnya.

Hj. Sri Mulyani mengatakan, permasalahan vaksin Covid-19 di Kab. Klaten sangat bergantung pada Pemerintah Pusat. Ketersediaan vaksin di Kab. Klaten tidak ada stok. Maka dari itu, Pemkab Klaten telah mengajukan permintaan kuota vaksin ke Pemerintah Pusat, melalui Pemerintah Provinsi. Hj. Sri Mulyani menambahkan, karena kurangnya stok vaksin tersebut, Pemkab Klaten melakukan lobi kepada perusahaan swasta, namun khusus untuk remaja.

“Ada beberapa perusahan yang telah melakukan vaksinasi untuk remaja. Namun Pemkab Klaten belum melakukan vaksin kepada remaja. Sebab, pada vaksin tahap pertama, baru 13 persen. Sedangkan, tahap kedua baru 9-10 persen. Padahal target kita adalah lebih dari 1 juta, termasuk dengan remaja, sehingga kita butuh 2 juta dosis vaksin,” tuturnya.

Hj. Sri Mulyani yang juga Ketua DPC PDI Kab. Klaten mengungkapkan, sambil menunggu ketersediaan vaksin, masyarakat diminta untuk tetap taat menjalankan protokol kesehatan, serta mengikuti instruksi yang ada selama PPKM Level 4 ini.

Koresponden : Wawan

Baca Juga :   Nahkodai Pansus I DPRD Pemalang, Budi Sapi: Kami Akan Kawal RPJMD Tanpa Menyimpang RPJMN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here