Kerahkan Alat Berat, Ketua PAC PDI Perjuangan Susukan Buka Akses Jalan

0

Kabupaten Banjarnegara – Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Susukan, H. Didi Sunaryo mengerahkan alat berat, untuk membuka akses jalan di Desa Derik Kecamatan Susukan sepanjang 4 KM. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung perekonomian warga yang berada di 3 Dusun, yaitu, Grumbul Belik, Cikakak, Pancuran, Poren, Suwuk, Sodong dan Lampeng, Jumat, (7/5/2021).

Foto : Ketua PAC PDI Perjuangan Kecamatan Susukan, H. Didi Sunaryo

H. Didi Sunaryo mengatakan, hampir dua bulan, dirinya membuat jalan penghubung antar kampung. H. Didi Sunaryo bersyukur, saat ini jalan tersebut sudah dapat dimanfaatkan. Selanjutnya menunggu anggaran pengerasan jalan. Sebagai Kader PDI Perjuangan, tentunya harus ikut berpartisipasi dalam segala hal, demi kemajuan sebuah wilayah, sehingga hasilnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Harga tanah yang berada di lokasi jalan, naik dua kali lipat. Begitu pula harga kayu warga juga mengalami peningkatan. Hal tersebut disebabkan karena jalannya sudah bisa d lalui kendaraan roda empat.  Mengingat struktur tanah yang berbukit, saya memfasilitasi alat berat untuk warga yang akan membangun rumah di tepi jalan baru, untuk meratakan tanah tanpa dipungut biaya,” tutur H. Didi Sunaryo yang juga Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kab. Banjarnegara.

Foto : Alat berat yang digunakan untuk membuka akses jalan di Desa Derik

H. Didi Sunaryo menambahkan, pihaknya juga akan mengagendakan normalisasi sungai Desa Derik, agar distribusi air untuk pertanian lancer. Normalisasi tersebut akan dilakukan sepanjang kurang lebih dua KM. Selain ityu, Didi Sunaryo juga membeli 3 buah tiang listrik beton, yang nantinya akan dibuat jaringan listrik antar Dukuh.

“Seluruh dana dan alat berat tersebut dari Keluarga Besar saya. Semoga jalan baru ini akan mendukung perekonomian rakyat Desa Derik,” imbuhnya.

Baca Juga :   Hj. Sri Mulyani Hadiri Panen Raya di Desa Demakijo, Karangnongko

Sementara itu, Kepala Desa Derik, Mardika Wulansari, M.Pd mengungkapkan, sementara ini jumlah kepala keluarga (KK) yang berada di sekitar ruas jalan baru kurang lebih 200 kepala keluarga. Selama ini, para warga memanfaatkan jalan setapak, sehingga perlu dibuka akses jalan baru. Pembukaan akses jalan baru ini, merupakan pemberian tanah dari warga secara suka rela, tanpa menuntut ganti rugi.

Koresponden : Chrisna

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here