Infrastruktur di Wonosobo Jadi Masalah Utama, Bupati Afif Genjot Percepatan Pembangunan

0
Foto: Ketua DPC PDI Perjuangan Wonosobo, yang saat ini diamanahi menjadi Bupati, Afif Nurhidayat

Kabupaten Wonosobo – Pemkab Wonosobo telah menetapkan, jika infrastruktur daerah menjadi masalah paling utama, yang perlu segera diselesaikan dalam beberapa tahun ke depan, dan menjadi kebutuhan paling mendesak.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Wonosobo, yang saat ini diamanahi menjadi Bupati, Afif Nurhidayat menyebut, bahwa masalah infrastruktur utamanya di bidang jalan ini, menjadi yang paling banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisi umum jalan antar-desa dan antar-kecamatan sebagian besar dalam kondisi rusak parah.

“Kami berangkat atas amanah dari masyarakat, maka sudah menjadi tugas bersama untuk kembali memperjuangkan keinginan mereka,” ungkap Bupati Afif, Minggu (25/7/2021).

Memperbaiki masalah infrastruktur ini, kata Afif, bakal menjadi perhatian yang paling dominan di antara banyaknya program lain. Apalagi jika Pandemi Covid-19 berakhir, pemerintah juga harus melakukan pemulihan ekonomi daerah.

“Kami masih belum bisa menyebut berapa prosentase yang akan dimasukkan ke dalam bidang infrastruktur ini. Karena jika situasi masih seperti ini, belum bisa dipastikan. Semua sedang bergerak ke refocusing penyelesaian pandemi,” ujarnya.

Diakuinya, awal perjalanan pemerintahannya dalam memimpin Wonosobo periode kali ini, terasa cukup berat. Namun upaya menuju Wonosobo Sehat dan Wonosobo Hebat, tetap harus ditempuh dengan berbagai cara.

Pasalnya, semenjak dirinya dilantik pada 26 Februari 2021 lalu, Afif dipaksa harus menghadapi Pandemi Covid-19. “Di tengah kenyataan, hari ini kita belum bisa memberi porsi besar ke masalah infrastruktur. Karena memang sebagian besar anggaran terpakai untuk penanganan covid-19 ini,” ungkapnya.

Namun, kata dia, meski di tengah keterbatasan fiskal yang dimiliki Pemkab saat ini, pihaknya masih merasa optimistis jika seluruh ikhtiar yang dikerjakan bakal berjalan dengan baik.

“Makanya untuk tahun 2022 besok, diproyeksikan untuk mengejar ketertinggalan itu. Meskipun di tengah anggaran fiskal APBD yang sangat terbatas. pemerintah mesti bekerja secara efisien dan efektif,” tekadnya.

Baca Juga :   Tingkatkan Imunitas Tubuh, Srikandi PDI Perjuangan Klaten Adakan Senam Sehat Bersama

Afif menyebut, pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri, perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi juga dibutuhkan, agar bisa segera teratasi.

“Karena besok di tahun 2024, sudah harus melangsungkan pemilu serentak lagi. Jadi memang saat ini harus lebih ekstra dalam bekerja. Sehingga target dan capaian yang telah ditetapkan bisa terkejar dengan baik,” terang Afif.

Karena itu, saat ini dibutuhkan kesadaran bersama, baik ditingkatan eksekutif, legislatif serta masyarakat, dalam membangun Wonosobo. Dengan tidak berjalan secara parsial dan sendiri-sendiri.

Koresponden: Hildan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here