DPC Cilacap Gelar Musancab Serentak, Sutarman: Pengurus Harus Tegak Lurus Instruksi Partai

0

Kabupaten Cilacap – DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap menggelar agenda Musancab secara serentak di 22 kecamatan dalam dua hari. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Tim DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap yang dibagi dalam empat tim. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap, Sutarman memimpin tim dari DPC sebagai pimpinan sidang, Senin-Selasa (15-16/11/2021).

Saat memimpin sidang, Sutarman menjelaskan, agenda Musancab harus segera diselesaikan sebelum Rakernas bulan Desember mendatang. Sebagai tim penyelenggara, pihaknya membagi empat tim dari DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap untuk menggelar, serta mengawal Musancab di 22 kecamatan, agar kepengurusan Anak Cabang yang baru segera terbentuk.

Pengucapan Sumpah Janji Jabatan dipandu oleh Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap, Arif Junaedi, S.E., M.M.

“Saya juga menekankan, bahwa PAC harus paham aturan dalam AD/ART Partai, harus tegak lurus terhadap Instruksi Partai. Nantinya PAC yang terpilih, maupun yang tergantikan harus tetap saling berkomunikasi,” tuturnya.

Sutarman menambahkan, untuk pengurus yang terganti atau demisioner, harus tetap saling komunikasi dengan pengurus yang baru terlantik, selalu menjaga hubungan dengan baik, serta saling bersinergi dalam membesarkan Partai.

“Banyak pengurus baru dan masih muda. Jadi, untuk yang lebih senior bisa membimbing, serta membantu pengurus yang masih muda dalam menjalankan roda kepengurusan. Tidak hanya berhenti sampai disini, namun tetap saling membantu. Itulah yang dinamakan Banteng Sejati,” imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPC PDI Perjuangan Kab. Cilacap, Arif Junaedi, S.E,. M.M., menutup,”Alhamdulillah, agenda Musancab ini terlaksana dengan baik, keadaan juga kondusif. Saya hanya mengingatkan kepada PAC yang baru, agar memahami aturan dalam Partai, bisa mengutamakan kepentingan Partai daripada kepentingan pribadi, serta memberikan ideologi dalam Partai, agar bisa bermanfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Baca Juga :   Bupati Tiwi: Sudah Tidak Zaman ASN Menjadi Priyayi

Koresponden : Arsend

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here