Ketua DPP PDI Perjuangan bidang Politik dan Keamanan (non-aktif) Puan Maharani menilai kemenangan PDI Perjuangan dalam Pileg 2014 serta keberhasilan mengantarkan petugas partainya menjadi Presiden RI merupakan buah dari konsistensi partai dengan jalan
ideologinya. “Partai berhasil memperkokoh positioning sebagai Partai Pembela Wong Cilik. Sementara itu di daerah, para Kepala Daerah yang diusung oleh Partai juga memberi kontribusi penting dalam menjaga dan menambah suara Partai berkat kerja-kerja politik berbasis “kerja ideologis” di tingkat akar rumput.”

Puan Maharani memberikan sambutan saat acara Deklarasi Revolusi Mental di BPJS Ketenagakerjaan, Jakarta. (Foto: Liputan6.com)

Puan Maharani yang saat Pemilu 2014 menjabat Ketua Bapilu Pusat PDI Perjuangan mengungkapkan label PDI Perjuangan sebagai partai pembela “wong cilik” dibuktikan oleh kerja-kerja politik yang berdampak langsung bagi perbaikan nasib rakyat. Contohnya kegigihan partai melalui Fraksi PDI Perjuangan mewujudkan Sistem Jaminan Sosial Nasional melalui Undang Undang BPJS. “Undang Undang BPJS sarat dengan kandungan nilai-nilai ideologis yang dianut Partai, yakni gotong royong, kesejahteraan yang berkeadilan, dan keadilan sosial,” ungkapnya.

Menko Pembangunan Masyarakat dan Kebudayaan Puan Maharani menyapa warga saat kunjungan kerja di Desa Lobo, Kabupaten Kaimana, Papua Barat. (Foto: thetanjungpuratimes.com)

Karena itu, Mbak Puan yang saat ini dipercaya sebagai Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) menyimpulkan ada relasi yang kuat antara keputusan Partai untuk kembali ke jalan ideologis, yang kemudian ditindaklanjuti dengan pergerakan /kerja-kerja politik di ruang parlemen dan akar rumput dengan tingkat pencapaian elektoral Partai dalam Pemilu Legislatif, Pilkada dan Pilpres. “Konsistensi Partai dalam menjalankan agenda-agenda ideologis di tingkat akar rumput dan elite akan berbuah pada peningkatan elektabilitas dalam even-even politik elektoral. Sebaliknya, kelalaian kelalaian dalam menjalankan hal tersebut tidak hanya sekadar berbuah pada penurunan elektabilitas tetapi juga kekalahan.’ Karena itu Mbak Puan meminta seluruh kader Partai berpegang teguh pada prinsip pelaksanaan agenda kerja yang ideologis.

Ia meminta kemenangan PDI Perjuangan dalam Pemilu 2014 yang membuat partai memegang kendali pemerintahan dimaksimalkan untuk menjalankan agenda-agenda ideologis Partai. “ Terutama dalam pengalokasian anggaran untuk kepentingan penguatan rakyat marhaen.” Tak lupa, sebagai partai nasionalis, Mbak Puan mengingatkan agar para petugas partai di tiga pilar partai menjalankan kebijakan politik untuk menjaga ideologi negara dan keutuhan NKRI. Meski tampil sebagai pemenang pemilu 2014, Mbak Puan meminta kader PDI Perjuangan untuk terus memperbaiki kinerja ideologis kepartaian guna memenangkan hati rakyat yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan elektabilitas dan kemenangan pada momen Pemilu mendatang.

Membumikan Ideologi Partai

Ketua Umum PDI Perjuangan Ibu Megawati Soekarnoputri berfoto bersama putrinya Puan Maharani dan Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini saat Kampanye Akbar di Surabaya. (Foto: beritasatu.com)

Menurut Mbak Puan kembalinya partai ke jalan ideologi telah memperkuat ikatan politik partai dengan rakyat. Karena itu ia meminta para kader untuk merumuskan rencana aksi kerja – kerja kepartaian untuk membumikan ideologi partai. “Partai harus hadir dalam kehidupan keseharian rakyat, memberikan solusi solusi,” ujarnya. Mbak Puan yakin bila partai hadir dan memberi solusi bagi rakyat maka kerja –kerja elektoral akan lebih mudah. “kerja –kerja ideologis yang membumi akan berdampak positif pada kerja elektoral sehingga kemenangan dalam pemilu akan terwujud.”

Secara khusus, Mbak Puan meminta kader Partai baik yang bertugas di Tiga Pilar Partai maupun di badan/sayap Partai memiliki peran nyata, hadir di tengah-tengah rakyat. “Bantulah mengkomunikasikan aspirasi rakyat akar rumput kepada “Tiga Pilar  Partai”, ”tegasnya. Ia juga meminta TIGA PILAR PARTAI berkonsolidasi untuk merumuskan dan menjalankan kebijakan Pemerintah di Tingkat Pusat dan Daerah, sesuai tingkatannya. “Para petugas partai di lembaga eksektutif dan Parlemen bekerja sama untuk memproduk peraturan perundangan/ legislasi dan menyusun anggaran program-program kerakyatan, yang bisa memberi penguatan kepada kehidupan ekonomi rakyat miskin.’

Untuk mewujudkan itu, Mbak Puan meminta kader Struktural partai melakukan konsolidasi agar solid hingga ke pengurus anak ranting. “Tanpa kekompakan, kerja-kerja nyata untuk membumikan ideologi tidak akan berhasil,” ujarnya.

BUDIYONO

Baca Juga :   Budidaya Jamur, Komunitas Juang Kabupaten Tegal