Atlet Catur Kebumen Terima Paket Sembako dari Utut Adianto

0
Foto: Anggota Percasi Kabupaten Kebumen menerima paket sembako dari Utut Adianto

Kabupaten Kebumen – Pemberian paket sembako oleh Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Drs. Utut Adianto cukup dirasakan masyarakat Kebumen, termasuk bagi para atlet catur yang terdampak pandemi Covid-19.

Seperti diungkapkan seorang pecatur Muslih, yang merasa senang menerima paket sembako dari Utut Adianto. Pria asal Kec. Petanahan ini mengaku cukup terbantu di tengah himpitan ekonomi akibat pandemi yang belum berangsur pulih.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Grand Master Utut yang telah memberikan sumbangan sembako kepada kami sekalian,” jelasnya, Senin (23/8/2021).

Foto: Anggota Percasi Kabupaten Kebumen menerima paket sembako dari Utut Adianto

Menurutnya, sembako yang diberikan kepada tim yang tergabung dalam Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Kebumen memang sangat dinanti. Terlebih, pandemi Covid-19 yang hampir genap dua tahun melanda Indonesia mengganggu roda perekonomian dari segala sektor.

“Bantuan seperti ini sebenarnya ditunggu sekali oleh masyarakat apalagi banyak yang terdampak Covid-19. Sangat bersyukur ada perhatian dari Pak Utut khususnya untuk para pemain catur,” tutur Muslih.

Pembagian sembako itu merupakan rangkaian kegiatan reses dan bakti sosial Utut Adianto yang berangkat dari Dapil VII Jawa Tengah meliputi Kabupaten Banjarnegara, Purbalingga dan Kebumen.

Sedikitnya ada seribu bantuan paket sembako bertajuk Kepak Sayap Kebhinekaan diberikan kepada masyarakat Kebumen yang tersebar berbagai kecamatan. Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh DPC PDI Perjuangan Kebumen melalui kader, pengurus dan sayap partai.

Sembako yang dikemas menggunakan tas warna merah bergambar Puan Maharani itu dibagikan ke 26 kecamatan di Kebumen.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pak Utut yang telah peduli terhadap kader dan warga,” jelas Ketua DPC PDI Perjuangan Kebumen, Saiful Hadi.

Ia menerangkan, Kepak Sayap Kebhinekaan memuat makna bahwa Kepak Sayap berarti suatu simbolik dari seekor burung yang memiliki dua sayap terbang dengan kepakan berirama. Sementara Kebhinekaan sendiri maknanya persatuan.

Baca Juga :   Tingkatkan Ekonomi Kerakyatan, Hj. Rosalina Bekali Emak-Emak Kreativitas Menjahit

“Dimasa pandemi ini kita butuh esensi itu, tidak melihat suku dan baju karena yang terpenting untuk keluar dari masa pandemi adalah mampu memaknai kebhinekaan atau persatuan untuk saling gotong royong,” bebernya.

Saiful yang juga anggota DPRD Jawa Tengah menambahkan, perlakuan tersebut merupakan perintah Partai, di mana setiap kader PDI Perjuangan baik yang duduk di kursi legislatif maupun eksekutif agar memperhatikan nilai-nilai gotong royong dalam membantu masyarakat yang kesulitan ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

“Ini kita sebar di berbagai wilayah agar semua merasakan, walaupun semua tidak mencukupi. Tetapi dari kami sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat,” terangnya.

Koresponden : MH

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here