Serangan Hoax untuk Mbak Puan, Mari Cek Kebenaran!
Kota Semarang – Heboh kabar Menkeu melaporkan tokoh politik atas dugaan korupsi ratusan triliun yang membuat publik geger. Klaim yang beredar, informasi tersebut menyeret nama Ketua DPR RI, Puan Maharani.
Berdasarkan penelusuran data kredibel, klaim tersebut sepenuhnya salah alias HOAX!. Bahkan, situs resmi Komdigi menyatakan informasi yang beredar di media sosial itu masuk dalam katagori berita bohong.
Sangat disayangkan, sebuah screenshoot yang diedit dan diberi foto Puan itu tiba-tiba dimunculkan oleh akun anonim serta sepenuhnya bertendensi offensive.
Sampai saat ini, bahkan pemerintah dan penegak hukum tidak menerima laporan dan aduan apapun terkait Puan Maharani.
Adapun dalam penelusuran yang lebih mendalam, konteks sebenarnya adalah adanya kerugian negara akibat eksploitasi alam.
WALHI melaporkan 47 korporasi ke Kejaksaan Agung terkait Korupsi Sumber Daya Alam dengan potensi kerugian mencapai Rp. 437 triliun.
Hoax ini bekerja dengan mencuri angka dari kerugian asli laporan korupsi eksploitasi alam, kemudiana mengganti subjek ‘korporasi’ menjadi nama tokoh publik.
Tujuannya tak lain adalah untuk memancing amarah publik dengan berita clikbait.
Agar terhindar dari berita bohong, maka mari lebih bijak memilih informasi. Cek kebenaran informasi dan jangan terprovokasi oleh pihak-pihak yang sengaja ingin memecah belah.
Tim Editor