Musancab Tuntas, DPD PDI Perjuangan Jateng: Selesaikan Hingga Musran & Musanran
Kota Semarang – Pasca berhasil menyelesaikan rangkaian acara Musyawarah Anak Cabang (Musancab), DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah menegaskan tekadnya untuk menyempurnakan proses konsolidasi internal partai di tahun 2026.
Terbaru, seluruh Ketua, Sekretaris, dan Bendahara dari 35 DPC PDI Perjuangan se-Jawa Tengah bersama dengan Fraksi DPRD Kabupaten/Kota serta Ketua PAC di seluruh kecamatan se-Jawa Tengah diundang ke Aula Panti Marhaen untuk mengikuti agenda ‘Rapat Koordinasi Pelaksanaan Musran & Musanran’.
Dipimpin oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Dolfie OFP, Rakor tersebut bermaksud menyampaikan urgensi Musran & Musanran, termasuk dalam segi politis dan teknis.

Dalam timeline yang dibuat oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, tahun 2026 menjadi waktu bagi partai untuk mengonsolidir barisan, terutama struktur partai hingga ke grassroot (dusun/RW).
“Konferda dan Konfercab, kita yang paling akhir. Tapi, Jawa Tengah menjadi yang paling cepat menuntaskan Musancab. Hari ini, kita menjadi satu-satunya yang melakukan rapat persiapan Musran dan Musanran,” ujar Dolfie, Senin (08/06/2026).
Dolfie menambahkan, tujuan konsolidasi di internal kepartaian itu memiliki muara pada tiga aspek penting;
- Menata Fungsionaris Partai
- Menyusun Kekuatan Internal Partai
- Membangun Jalan Kemenangan Partai
Keberhasilan sebuah partai adalah bisa memberikan kontribusi positif kepada masyarakat luas. Tapi, aspek elektoral atau menang dalam pemilu juga menjadi indilkator bahwa partai memang bergerak dan menjalankan fungsinya secara optimal.
Dolfie mengibaratkan, sebuah cabang olahraga (arena permainan) bisa dimenangkan apabila terdapat player yang tepat, kompeten, serta mampu bekerjasama dalam tim.

“Kita persiapakan personel, karena mereka-lah yang bertempur. Hari ini, kesiapan DPD, DPC, dan PAC akan menggambarkan kesiapan kita dalam menghadapi medan elektoral,” tuturnya.
Hal senada turut diutarakan oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Sumanto. Pengurus Anak Cabang (PAC) yang merupakan struktur partai tingkat kecamatan mesti berkiprah ikut menata barisan partai tingkat desa/kelurahan (ranting) serta dusun/lingkungan/RW (anak ranting).
“Kita membentuk dulu, ini yang paling penting. Setelah terbentuk, kita bersama-sama untuk merawat struktur yang telah terbentuk,” jelasnya.
Adapun hal teknis yang ditegaskan oleh DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah, Musran dan Musanran nantinya akan dilakukan serentak. Setiap Ranting dan Anak Ranting diwajibkan mengakomodasi segmen perempuan dan anak muda.
Tim Editor